KABARBURSA.COM - Pergerakan harga Bitcoin pada perdagangan Jumat, 13 Maret 2026, menunjukkan penguatan intraday dengan kecenderungan bertahan di area atas kisaran perdagangan harian. Berdasarkan data pasar yang terlihat pada pukul 09.03 WIB, Bitcoin diperdagangkan di level sekitar USD71.585,91 atau menguat sekitar USD2.290,24 setara 3,31 persen dibandingkan posisi sebelumnya.
Sepanjang sesi perdagangan hari ini, harga Bitcoin bergerak dalam rentang intraday antara sekitar USD69.819 hingga menyentuh puncak sementara di kisaran USD71.966. Setelah sempat mencapai level tertinggi tersebut, harga bergerak konsolidatif di area sekitar USD71.500 hingga USD71.600.
Pergerakan ini menunjukkan bahwa harga berhasil mempertahankan posisi di atas area psikologis USD70.000 setelah sempat bergerak di bawah level tersebut pada awal sesi perdagangan.
Dari sisi indikator rata-rata pergerakan (moving average), struktur teknikal jangka pendek menunjukkan kecenderungan penguatan. Nilai moving average periode 5 berada di kisaran USD70.128 dan periode 10 di sekitar USD69.565. Kedua indikator tersebut memberikan sinyal beli karena posisi harga berada di atas rata-rata pergerakan tersebut.
Indikator moving average periode 20 juga berada di area sekitar USD68.160 dengan sinyal beli, memperlihatkan bahwa struktur tren jangka pendek hingga menengah masih berada dalam fase penguatan.
Namun demikian, indikator moving average periode yang lebih panjang menunjukkan konfigurasi berbeda. Rata-rata pergerakan periode 50 berada di sekitar USD72.126, sementara periode 100 berada di kisaran USD81.189 dan periode 200 sekitar USD94.345. Ketiga indikator tersebut masih memberikan sinyal jual karena harga saat ini masih berada di bawah garis rata-rata pergerakan jangka panjang tersebut.
Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun momentum jangka pendek mengarah ke penguatan, struktur tren jangka panjang masih berada di bawah level rata-rata historis yang lebih tinggi.
Dari sisi indikator teknikal lainnya, rangkuman indikator menunjukkan kecenderungan kuat ke arah beli. Dari delapan indikator utama yang diamati, enam indikator memberikan sinyal beli, satu indikator netral, dan satu indikator menunjukkan sinyal jual.
Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di level sekitar 54,65 yang mengindikasikan kondisi pasar relatif seimbang tanpa berada pada area jenuh beli maupun jenuh jual. Posisi ini menunjukkan ruang pergerakan harga masih terbuka di kedua arah.
Sementara itu indikator Stochastic berada di level sekitar 92,94 dan Stochastic RSI di sekitar 92,12. Kedua indikator tersebut berada di area beli berlebih (overbought), yang menunjukkan harga telah mengalami kenaikan cukup cepat dalam waktu relatif singkat pada sesi intraday.
Indikator Williams %R juga berada di level sekitar minus 3,84 yang berada pada area beli berlebih. Kondisi ini menggambarkan bahwa harga berada di dekat area tertinggi dalam rentang perdagangan harian.
Di sisi lain, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) masih menunjukkan sinyal jual dengan nilai sekitar minus 576,8, menandakan bahwa momentum penguatan yang terjadi saat ini belum sepenuhnya diikuti oleh konfirmasi tren dari indikator tersebut.
Indikator kekuatan tren, yaitu Average Directional Index (ADX), berada di level sekitar 26,92 dan memberikan sinyal beli. Nilai ini menunjukkan adanya kekuatan tren yang mulai terbentuk dalam pergerakan harga.
Sementara indikator Commodity Channel Index (CCI) berada di level sekitar 111,13 dan juga memberikan sinyal beli, yang menandakan harga berada dalam fase penguatan relatif terhadap rata-rata historisnya.
Dari sisi level teknikal harian, data pivot point menunjukkan area penopang harga berada di kisaran USD69.569 sebagai level S1 pada metode klasik. Level berikutnya berada di sekitar USD68.644 untuk S2 dan USD68.061 sebagai S3.
Sementara itu area resistance harian berada di kisaran USD70.355 hingga USD70.217 pada metode Camarilla, yang pada sesi perdagangan hari ini telah berhasil dilewati oleh harga. Setelah melewati area tersebut, harga bergerak menuju kisaran di atas USD71.000.
Pergerakan harga yang mampu bertahan di atas area pivot harian tersebut memperlihatkan bahwa tekanan permintaan relatif dominan pada sesi perdagangan hari ini.
Secara intraday, struktur pergerakan memperlihatkan pola kenaikan cepat dari area USD70.400 menuju kisaran USD71.900 sebelum kemudian bergerak stabil di atas USD71.500. Pola ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas transaksi yang mendorong harga menembus kisaran konsolidasi sebelumnya.
Dengan konfigurasi indikator yang ada, pergerakan Bitcoin pada perdagangan hari ini memperlihatkan kombinasi antara momentum kenaikan jangka pendek dan kondisi teknikal yang mulai mendekati area jenuh beli pada sejumlah indikator osilator.
Pergerakan harga saat ini berada pada fase konsolidasi setelah kenaikan intraday yang relatif cepat dari area bawah kisaran harian menuju area atas perdagangan. Struktur tersebut menjadikan area sekitar USD71.000 hingga USD71.600 sebagai rentang konsolidasi yang terbentuk setelah kenaikan awal sesi.(*)