Logo
>

Bos Amman Mineral Borong Saham Rp4,5 Miliar, Harga AMMN Melejit

Direktur Anthony Robert Mathias beli saham di harga bawah sebelum saham AMMN reli ke Rp3.480.

Ditulis oleh Syahrianto
Bos Amman Mineral Borong Saham Rp4,5 Miliar, Harga AMMN Melejit
Salah satu direktur PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), Anthony Robert Mathias, melakukan aksi borong saham perseroan secara masif. (Foto: Dok. Amman Mineral Internasional)

KABARBURSA.COM – Salah satu direktur PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), Anthony Robert Mathias, melakukan aksi borong saham perseroan secara masif.

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 3 Juli 2026, Direktur AMMN itu mengeksekusi pembelian sebanyak 1,4 juta lembar saham perusahaan tambang tembaga dan emas raksasa tersebut.

“Transaksi akumulasi ini dilakukan secara bertahap dalam kurun waktu dua hari perdagangan, yakni pada periode 1 hingga 2 Juli 2026,” tulis keterbukaan informasi.

Aksi beli bersih (net buy) oleh orang dalam (insider buying) ini dieksekusi pada tingkat harga yang bervariasi. 

Berdasarkan data keterbukaan, Anthony Robert Mathias menyerap saham emiten berkode AMMN tersebut pada titik harga rata-rata Rp3.208 per lembar saham. Ini membuat total dana segar yang digelontorkan sang direktur mencapai kisaran Rp4,5 miliar.

Sebelum rangkaian transaksi harian ini dieksekusi, Anthony Robert Mathias tercatat belum memiliki satu pun lembar saham AMMN yang terdaftar atas nama kepemilikan langsungnya. 

“Melalui rampungnya transaksi di awal bulan Juli ini, porsi kepemilikan saham langsung miliknya di dalam struktur modal perusahaan resmi terkerek naik menjadi sebesar 0,002 persen,” jelas dokumen tersebut.

Jika dikomparasikan dengan data historis pergerakan bursa, keputusan akumulasi tersebut dilakukan tepat saat saham AMMN sedang berada di area konsolidasi bawah pasca-terkoreksi dalam sebesar 6,06 persen ke level Rp3.100 pada akhir Juni lalu.

Efek Psikologis Insider terhadap Lonjakan Harga Terkini

Taktik serapan pasar oleh manajemen terbukti bertepatan dengan momentum reversal (pembalikan arah) harga. Tercatat pada perdagangan 1 Juli 2026, saham AMMN langsung bangkit menguat 3,55 persen ke level Rp3.210 dengan mencatatkan akumulasi asing (Net Foreign Buy) sebesar Rp19,71 miliar. 

Tren positif berlanjut pada 2 Juli 2026, di mana saham AMMN menguat tipis 0,93 persen ke posisi Rp3.240 meski ditekan oleh aksi jual bersih asing senilai Rp15,08 kali dengan total nilai transaksi harian (turnover) mencapai Rp170,23 miliar.

Sinyal positif dari aksi beli orang dalam ini tampaknya langsung direspons secara agresif oleh pelaku pasar pada akhir pekan. Terpantau pada sesi perdagangan Jumat, 3 Juli 2026 hingga pukul 11:29 WIB, harga saham AMMN langsung melesat kencang (reli) dengan meroket sebesar 240 poin atau melambung 7,41 persen ke level Rp3.480 per lembar saham.

Pergerakan harian AMMN hari ini dibuka pada level Rp3.360 dan sempat menyentuh titik tertinggi (High) di angka Rp3.540, dengan rata-rata harga transaksi tertimbang berjalan (Avg) bertengger di level Rp3.452. 

Nilai transaksi total pada pertengahan hari Jumat ini tercatat telah menembus Rp153,32 miliar yang melibatkan perpindahan tangan volume saham sebesar 444,20 ribu lot melalui frekuensi perdagangan sebanyak 9,44 ribu kali transaksi.

Secara matematis, harga saham AMMN saat ini (Rp3.480) telah berada jauh di atas harga rata-rata pembelian direksi yang di level Rp3.208.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Syahrianto

Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.