KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat, 3 Juli 2026. Hingga sesi I, indeks berada di level 5.886,01 atau naik 141,46 poin (2,46 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya di level 5.744,56.
Pergerakan indeks berlangsung positif sejak awal perdagangan. IHSG dibuka di level 5.806,17, kemudian sempat menyentuh posisi tertinggi 5.899,30, sebelum bergerak di kisaran 5.886 hingga menjelang penutupan sesi pertama. Adapun level terendah intraday tercatat di 5.805,92.
Nilai transaksi di pasar reguler mencapai sekitar Rp5,49 triliun dengan volume 110,44 juta lot, sedangkan total transaksi seluruh pasar mencapai sekitar Rp6,42 triliun dengan frekuensi perdagangan lebih dari 847 ribu kali.
Penguatan indeks turut diikuti mayoritas saham yang bergerak di zona hijau. Sejumlah saham yang sehari sebelumnya mencatat kenaikan, kembali melanjutkan tren positif pada perdagangan hari ini.
Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melanjutkan penguatan dengan naik 170 poin atau 6,16 persen ke level 2.930. Saham ini dibuka di 2.850, bergerak pada rentang 2.850–2.950, dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp179,22 miliar.
Sementara itu, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menguat 50 poin atau 6,21 persen ke level 855. Saham ini diperdagangkan dalam kisaran 810 hingga 865 dengan nilai transaksi sekitar Rp395 miliar.
Penguatan juga terjadi pada PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) yang naik 5,24 persen ke level 1.105. Saham ENRG bergerak pada rentang 1.060–1.125 dengan nilai transaksi sekitar Rp43,03 miliar.
Di kelompok saham energi lainnya, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) menguat 4,67 persen ke level 314, setelah bergerak pada kisaran harga 306 hingga 322. Nilai transaksi saham ini mencapai sekitar Rp102,95 miliar.
Di antara saham yang diperdagangkan pada sesi I, perhatian tertuju pada PT Resource Alam Indonesia Tbk (RMKO) yang mencatat kenaikan paling tinggi di antara saham-saham yang diamati.
Saham RMKO melonjak 64 poin atau 20,51 persen ke level 376. Saham ini dibuka di 390, sempat menyentuh level tertinggi 390, dan bergerak hingga level terendah 344.
Data orderbook menunjukkan antrean beli masih lebih dominan dibandingkan antrean jual. Pada penutupan sesi I, total volume bid tercatat sekitar 49.721 lot, sedangkan volume offer berada di kisaran 39.423 lot. Harga bid tertinggi berada di 376, sementara antrean jual terdekat berada di 378.
RMKO juga mencatat nilai transaksi sekitar Rp15,9 miliar dengan volume perdagangan 418,63 ribu lot dan rata-rata harga transaksi di level 380.
Secara keseluruhan, pergerakan IHSG pada sesi pertama menunjukkan penguatan yang tersebar di berbagai saham, seiring mayoritas emiten diperdagangkan di zona hijau.(*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.