KABARBURSA.COM – Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menutup perdagangan Jumat, 27 Maret 2026, dengan kenaikan tipis. Namun di balik penguatan tersebut, tekanan jual masih membayangi pergerakan harga.
Kenaikan 2,22 persen ke level 1.150 terjadi di tengah struktur orderbook yang menunjukkan ketidakseimbangan antara antrian jual dan beli. Artinya, penguatan yang terjadi belum sepenuhnya ditopang oleh akumulasi yang solid.
Dari sisi transaksi, nilai pembelian tercatat sebesar Rp80,3 miliar, sedikit lebih tinggi dibandingkan penjualan Rp79,7 miliar. Selisih yang tipis tersebut menunjukkan bahwa pergerakan harga lebih dipengaruhi oleh dinamika jangka pendek dibandingkan dorongan akumulasi besar.
Frekuensi transaksi sebanyak 7.055 kali juga mencerminkan aktivitas yang aktif, namun belum menunjukkan dominasi arah yang kuat.
Jika dilihat dari struktur Orderbook, total bid mencapai 255.604 lot dengan frekuensi 1.554 kali, sementara offer berada di 105.994 lot dengan frekuensi 965 kali. Meski secara nominal antrian beli terlihat lebih tebal, distribusi di level harga atas tetap mendominasi, terutama di area 1.150 hingga 1.195 yang dipenuhi antrian jual bertingkat.
Di sini, supply masih menahan kenaikan harga dalam jangka pendek.
Analisis Teknikal CUAN
Tekanan tersebut juga tercermin pada indikator teknikal yang secara agregat berada pada kategori sangat jual. RSI di level 34,7, Stochastic di 20,3, hingga Williams %R di -95,9 menunjukkan kondisi mendekati area jenuh jual.
Pada saat yang sama, MACD yang berada di -128,29 dan ADX di atas 43 memperlihatkan bahwa tren penurunan masih kuat dan belum mengalami pembalikan arah yang signifikan.
Indikator lain seperti CCI di -142 dan ROC di -48,66 memperkuat gambaran bahwa momentum penurunan masih mendominasi pergerakan. Bull/Bear Power yang berada di -828 juga menunjukkan tekanan jual yang lebih kuat dibandingkan dorongan beli.
Kombinasi indikator ini menempatkan CUAN dalam fase teknikal yang masih berada dalam tekanan, meskipun beberapa indikator mulai memasuki area jenuh jual.
Dari sisi rata-rata pergerakan, mayoritas indikator moving average juga masih memberikan sinyal jual. MA5 hingga MA100 seluruhnya berada di atas harga saat ini, menunjukkan bahwa posisi harga masih berada di bawah tren jangka pendek hingga menengah.
Hanya MA200 yang masih memberikan sinyal beli, mencerminkan bahwa tren jangka panjang belum sepenuhnya berubah.
Jika dikaitkan dengan struktur harga, posisi CUAN saat ini berada di sekitar area pivot 1.143, dengan resistance terdekat di kisaran 1.191 hingga 1.258. Sementara itu, support berada di area 1.076 hingga 1.028 yang menjadi zona uji apabila tekanan jual kembali meningkat.
Rentang ini menjadi area krusial yang akan menentukan arah pergerakan berikutnya.
Prediksi Pergerakan Esok Hari
Dalam kerangka teknikal yang lebih luas, MNC Sekuritas melihat posisi CUAN berada di fase akhir wave 5 dari wave (C) dari wave [A]. Struktur ini menunjukkan bahwa pergerakan saat ini berada di ujung dari satu siklus kenaikan, yang secara historis sering diikuti oleh fase koreksi lanjutan.
Hal ini sejalan dengan dominasi sinyal jual yang muncul pada berbagai indikator.
Untuk perdagangan Senin, 30 Maret 2026, pergerakan CUAN akan sangat ditentukan oleh kemampuannya bertahan di atas area support terdekat di kisaran 1.125 hingga 1.040. Area ini menjadi titik masuk yang disebut sebagai buy on weakness, dengan asumsi terjadi penahanan tekanan jual di level tersebut.
Jika level ini tidak mampu dipertahankan, maka ruang koreksi menuju area bawah 1.000 menjadi terbuka.
Di sisi lain, potensi penguatan tetap terbuka apabila harga mampu bergerak kembali ke atas 1.150 dengan dukungan volume yang meningkat. Target teknikal berada di kisaran 1.475 hingga 1.745, yang menjadi area proyeksi apabila terjadi perubahan momentum.
Namun, selama tekanan jual masih dominan dan indikator belum menunjukkan pembalikan, pergerakan harga akan tetap berada dalam fase fluktuatif dengan kecenderungan terbatas di area resistensi terdekat.(*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.