Logo
>

Dari Nikel hingga Emas, Volume Usaha Antam Naik di 2025

Produksi dan penjualan emas, nikel, bauksit, serta alumina ANTAM sepanjang 2025 disampaikan melalui laporan fakta material.

Ditulis oleh Syahrianto
Dari Nikel hingga Emas, Volume Usaha Antam Naik di 2025
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam melaporkan ringkasan kinerja operasional konsolidasian (unaudited). (Foto: Dok. Antam)

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam melaporkan ringkasan kinerja operasional konsolidasian (unaudited) untuk periode 12 bulan yang berakhir 31 Desember 2025 (FY25), mencakup produksi dan penjualan komoditas emas, perak, bijih nikel, feronikel, bauksit, serta chemical grade alumina. 

    Wisnu Danandi Haryanto, Corporate Secretary Antam, menyampaikan bahwa laporan tersebut memuat realisasi volume produksi dan penjualan konsolidasian, termasuk capaian FY25 dan kuartal IV 2025 (4Q25), sebagaimana ditampilkan dalam tabel operasional perusahaan.

    “Sepanjang tahun 2025 (Januari-Desember 2025, FY25), ANTAM menjaga resiliensi operasional di tengah penyesuaian regulasi, pertumbuhan industri bauksit domestik yang belum optimal,” tulis manajemen dalam laporan fakta material tersebut, dikutip Minggu, 1 Februari 2026.

    Di segmen emas, volume produksi pada FY25 tercatat 743 kilogram (23.888 troy oz.), dengan produksi 4Q25 sebesar 153 kilogram (4.919 troy oz.). 

    Dari sisi penjualan, ANTM mencatat penjualan emas FY25 sebesar 37.406 kilogram (1.202.631 troy oz.), sementara penjualan emas pada 4Q25 tercatat 3.331 kilogram (107.094 troy oz.). Pada periode pembanding, penjualan emas FY24 tercatat 43.776 kilogram (1.407.431 troy oz.).

    “Penjualan emas pada FY25 tercatat sebesar 37.406 kg (1.202.631 troy oz.), sejalan dengan permintaan domestik yang tetap solid,” tulis manajemen ANTM dalam dokumen tersebut.

    Untuk perak, produksi FY25 tercatat 4.578 kilogram (147.186 troy oz.), dengan produksi 4Q25 888 kilogram (28.550 troy oz.). Sementara itu, penjualan perak FY25 tercatat 7.272 kilogram (233.800 troy oz.), dengan penjualan 4Q25 2.521 kilogram (81.052 troy oz.).

    Di segmen nikel, produksi bijih nikel FY25 tercatat 16.114.103 wet metric ton (wmt), dengan produksi 4Q25 3.560.856 wmt. Dari sisi penjualan, volume penjualan bijih nikel FY25 mencapai 14.583.088 wmt, dengan penjualan 4Q25 3.349.487 wmt. Pada periode pembanding, penjualan bijih nikel FY24 tercatat 8.354.231 wmt.

    Pada produk feronikel, ANTM mencatat produksi FY25 sebesar 16.064 ton nikel dalam feronikel (TNi), dengan produksi 4Q25 2.755 TNi. Untuk penjualan feronikel, volume penjualan FY25 tercatat 10.528 TNi, dengan penjualan 4Q25 2.346 TNi.

    Segmen bauksit mencatat produksi FY25 sebesar 2.828.429 wmt, dengan produksi 4Q25 514.374 wmt. Sementara itu, penjualan bauksit FY25 tercatat 1.889.408 wmt, dengan penjualan 4Q25 785.972 wmt. Pada periode pembanding, penjualan bauksit FY24 tercatat 736.188 wmt.

    Untuk chemical grade alumina, produksi FY25 tercatat 181.690 ton, dengan produksi 4Q25 47.465 ton. 

    Di sisi penjualan, volume penjualan alumina FY25 tercatat 180.221 ton, dengan penjualan 4Q25 45.453 ton. Pada periode pembanding, penjualan alumina FY24 tercatat 177.178 ton. (*)

    Disclaimer:
    Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Syahrianto

    Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

    Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

    Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

    Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.