Logo
>

Fundamental Solid, Bank Mandiri Bagikan Dividen Rp9,3 Triliun

Bank Mandiri bagikan dividen interim Rp9,3 triliun dari laba 2025. Berikut kinerja BMRI dari sisi fundamental hingga penyaluran kredit.

Ditulis oleh Harun Rasyid
Fundamental Solid, Bank Mandiri Bagikan Dividen Rp9,3 Triliun
Bank Mandiri (BMRI) tetap mampu bagikan dividen Rp9,3 triliun kepada para investor. Berikut catatan kinerja positif BMRI sejauh ini. Foto: dok. Bank Mandiri

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk secara  konsistens dapat memberi nilai tambah bagi para investor.

    Bank Mandiri telah menyalurkan dividen interim tahun buku 2025 sebesar Rp9,3 triliun yang dibayarkan kepada para pemegang saham pada Rabu, 14 Januari 2026.

    Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan mengatakan, keputusan pembagian dividen interim telah melalui perhitungan yang matang dengan mempertimbangkan kondisi permodalan dan likuiditas perusahaan.

    “Pembagian dividen interim ini menjadi bukti konsistensi Bank Mandiri dalam memberikan nilai optimal bagi para pemegang saham, sejalan dengan pengelolaan kinerja dan fundamental perseroan yang tetap solid,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat 16 Januari 2026.

    Langkah pembagian dividen interim dari bank berkode saham BMRI ini, dinilai menjadi bukti performa dari sisi fundamental perusahaan yang tetap kuat.

    Selain itu, kinerja positif Bank Mandiri dibuktikan dengan likuiditas yang terjaga, serta permodalan yang masih kuat untuk menopang pertumbuhan bisnis ke depan.

    Diketahui, dividen interim merupakan langkah suatu perusahaan yang berada di pasar saham dalam membagi keuntungan sementara kepada para pemegang saham.

    Pembagian dividen interik dilakukan sebelum tahun buku berakhir dan keputusan RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) final diambil.

    Lebih lanjut, pembagian dividen Bank Mandiri akan memperkuat peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

    Mengacu pada keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Bank Mandiri menetapkan dividen interim sebesar Rp100 per saham.

    Dividen dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per 7 Januari 2026.

    Adapun pembagian dividen interim BMRI juga menjadi bagian dari kontribusi perusahaan kepada negara, mengingat Danantara Indonesia tercatat sebagai pemegang saham terbesar perseroan.

    Kebijakan tersebut, bagi BMRI dinilai sejalan dengan upaya optimalisasi nilai investasi pemerintah dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

    Riduan menambahkan, pembagian dividen interim didukung oleh kinerja keuangan Bank Mandiri yang tetap solid hingga akhir November 2025, tercermin dari fungsi intermediasi yang tumbuh positif dan berada di atas rata-rata industri perbankan nasional.

    Bagi yang belum tahu, fungsi intermediasi dalam istilah perbankan adalah kegiatan utama bank sebagai lembaga perantara yang mempertemukan pihak penabung dengan pihak peminjam dengan cara menghimpun dana dari tabungan atau deposito guna disalurkan kembali dalam bentuk pembiayaan.

    Lebih jauh, penyaluran kredit Bank Mandiri secara bank only hingga November 2025 tercatat mencapai Rp1.452 triliun.Nilai tersebut terhitung lebih tinggi dibandingkan rata-rata industri.

    Dari sisi pendanaan, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp1.584 triliun. Sementara itu, rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) terjaga di kisaran 91 persen, mencerminkan kondisi likuiditas yang sehat dengan ruang ekspansi yang tetap memadai.

    Adapun, total aset Bank Mandiri (bank only) per November 2025 telah mencapai Rp2.120 triliun. Capaian ini mempertegas ketahanan model bisnis BMRI di tengah dinamika global dan penyesuaian kebijakan moneter.

    “Ke depan, Bank Mandiri akan terus menjaga konsistensi kinerja sekaligus memperkuat kontribusi perseroan bagi perekonomian nasional melalui sinergi ekosistem Mandiri Group dan akselerasi di berbagai sektor usaha, sehingga kinerja Bank Mandiri tetap unggul dan bertumbuh secara berkelanjutan,” tutup Riduan. (info-bks/*)

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Harun Rasyid

    Harun Rasyid adalah jurnalis KabarBursa.com yang fokus pada liputan pasar modal, sektor komersial, dan industri otomotif. Berbekal pengalaman peliputan ekonomi dan bisnis, ia mengolah data dan regulasi menjadi laporan faktual yang mendukung pengambilan keputusan pelaku pasar dan investor. Gaya penulisan lugas, berbasis riset, dan memenuhi standar etika jurnalistik.