Logo
>

Saham Tekstil Menguat, Empat Emiten ARA Pimpin Top Gainer

Aktivitas transaksi menunjukkan distribusi luas, sementara saham tekstil kembali mencuri perhatian pasar.

Ditulis oleh Syahrianto
Saham Tekstil Menguat, Empat Emiten ARA Pimpin Top Gainer
Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 15 Januari 2026 diramaikan oleh lonjakan tajam sejumlah emiten, dengan empat saham mencatatkan Auto Reject Atas (ARA). (Foto: Dok. KabarBursa)

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM – Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 15 Januari 2026 diramaikan oleh lonjakan tajam sejumlah emiten, dengan empat saham mencatatkan Auto Reject Atas (ARA) dan memimpin daftar top gainer

    Di antara saham yang menguat, emiten tekstil kembali mencuri perhatian seiring meningkatnya aktivitas transaksi dan frekuensi perdagangan.

    Manajemen bursa mencatat pergerakan harga terjadi dalam likuiditas aktif dan ribuan eksekusi kecil. Pola ini menunjukkan penguatan tidak ditopang satu transaksi dominan, melainkan berlangsung melalui perpindahan saham yang masif, sebagaimana tercermin dari data perdagangan harian.

    Saham PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) ditutup di level 81 atau menguat 35,00 persen. ZATA mencatat nilai transaksi terbesar di antara top gainer dengan Rp129,09 miliar, volume 17,52 juta saham, dan frekuensi mencapai 56.570 kali. Orderbook menunjukkan bid menumpuk tebal di level ARA, dengan total antrean beli lebih dari 2,5 juta lot.

    Di sektor tekstil, PT Ever Shine Tex Tbk (ESTI) mengunci ARA di level 190 atau naik 34,75 persen. Volume transaksi mencapai 2,07 juta saham dengan nilai Rp36,53 miliar dan frekuensi 24.130 kali. Perdagangan ESTI didominasi eksekusi berulang di harga atas, meski lapisan bid relatif lebih tipis dibanding emiten lain.

    Saham tekstil lainnya, PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL), juga mencatat ARA di level 110 atau menguat 34,15 persen. BELL membukukan nilai transaksi Rp69,23 miliar dengan volume 6,69 juta saham dan frekuensi 39.970 kali. Antrean beli menumpuk signifikan di harga penutupan, mencerminkan tingginya minat beli sepanjang sesi.

    Sementara itu, PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV) yang berstatus Notasi Khusus turut mengunci ARA di level 183 atau naik 34,56 persen. 

    Saham ini diperdagangkan aktif dengan volume 2,80 juta saham, nilai Rp46,08 miliar, dan frekuensi 24.750 kali, menunjukkan aktivitas spekulatif tetap berlangsung meski berstatus khusus.

    Di luar saham ARA, PT Chemstar Indonesia Tbk (CHEM) ditutup menguat 29,13 persen ke level 133. CHEM mencatat volume 4,38 juta saham dengan nilai transaksi Rp54,01 miliar. 

    Berbeda dengan saham ARA, perdagangan CHEM menunjukkan keseimbangan antara bid dan offer, dengan transaksi terjadi di berbagai level harga. (*)

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Syahrianto

    Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

    Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

    Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

    Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.