Logo
>

IHSG Dibuka Melemah ke 7.093, Saham Victoria Investama hingga Rockfields Melonjak

Pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat bergerak di rentang 7.092 hingga 7.120

Ditulis oleh Desty Luthfiani
IHSG Dibuka Melemah ke 7.093, Saham Victoria Investama hingga Rockfields Melonjak
Hall Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: Dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan awal pekan, Senin 16 Maret 2026, dengan pergerakan melemah di tengah tekanan jual yang masih membayangi pasar saham domestik. Pada pukul 09.00 WIB, IHSG tercatat turun 43,22 poin atau 0,61 persen ke level 7.093,99 dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat bergerak di rentang 7.092 hingga 7.120. Aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia juga mulai ramai dengan total volume perdagangan mencapai 6,72 juta lot, nilai transaksi sekitar Rp331,97 miliar, dan frekuensi perdagangan sebanyak 55,61 ribu kali transaksi.

Pergerakan sektor saham pada pembukaan perdagangan menunjukkan mayoritas sektor berada di zona merah. Sektor teknologi mengalami penurunan paling besar dengan koreksi sekitar 0,85 persen. Disusul sektor bahan baku atau basic industry yang turun sekitar 0,94 persen serta sektor infrastruktur yang melemah sekitar 0,62 persen.

Tekanan juga terlihat pada sektor non-cyclical yang turun sekitar 0,56 persen, sektor industri yang terkoreksi sekitar 0,28 persen, sektor keuangan yang melemah sekitar 0,19 persen, serta sektor transportasi yang turun sekitar 0,22 persen. Sementara itu hanya beberapa sektor yang mampu bertahan di zona hijau, seperti sektor kesehatan yang naik sekitar 0,15 persen serta sektor properti yang menguat sekitar 0,09 persen.

Di tengah pelemahan IHSG, sejumlah saham justru mencatatkan penguatan signifikan. Saham PT Victoria Investama Tbk dengan kode saham VICO memimpin daftar penguatan setelah melonjak sekitar 31,39 persen ke harga Rp180 per saham. Perusahaan ini bergerak di sektor jasa keuangan dan investasi.

Penguatan besar juga terjadi pada saham PT Rockfields Properti Indonesia Tbk dengan kode saham ROCK yang naik sekitar 19,47 persen ke level Rp2.700 per saham. Perusahaan ini merupakan emiten yang bergerak di sektor properti dan pengembangan real estate.

Selanjutnya saham PT Prasidha Aneka Niaga Tbk dengan kode saham PSDN ikut mencatatkan kenaikan sekitar 18,71 persen ke harga Rp165 per saham. Perusahaan ini bergerak di sektor perdagangan dan pengolahan komoditas pertanian, termasuk kakao dan kopi.

Saham PT Sekar Bumi Tbk dengan kode saham SKBM juga menguat sekitar 12 persen ke posisi Rp840 per saham. Emiten ini dikenal sebagai perusahaan industri makanan yang memproduksi berbagai produk makanan beku serta olahan hasil laut.

Penguatan juga terjadi pada saham PT Global Sukses Solusi Tbk dengan kode saham RUNS yang naik sekitar 9,84 persen ke level Rp134 per saham. Perusahaan ini bergerak di sektor teknologi dengan fokus pada pengembangan perangkat lunak enterprise resource planning atau ERP.

Sebaliknya, sejumlah saham mengalami tekanan jual cukup dalam pada awal perdagangan. Saham PT Nusantara Almazia Tbk dengan kode saham NZIA memimpin daftar penurunan setelah turun sekitar 14,73 persen ke harga Rp191 per saham. Emiten ini bergerak di sektor properti dan pengembangan kawasan.

Saham PT Alakasa Industrindo Tbk dengan kode saham ALKA juga melemah sekitar 14,68 persen ke level Rp930 per saham. Perusahaan ini beroperasi di sektor industri pengolahan aluminium dan bahan bangunan.

Tekanan juga terjadi pada saham PT Tigaraksa Satria Tbk dengan kode saham TGKA yang turun sekitar 13,64 persen ke harga Rp4.750 per saham. Perusahaan ini merupakan emiten sektor distribusi dan perdagangan barang konsumsi.

Sementara itu saham PT Supra Boga Lestari Tbk dengan kode saham RANC turun sekitar 11,90 persen ke level Rp555 per saham. Emiten ini mengelola jaringan ritel supermarket premium seperti Ranch Market dan Farmers Market.

Saham PT Cipta Selera Murni Tbk dengan kode saham CSMI juga mengalami penurunan sekitar 10,75 persen ke harga Rp83 per saham. Perusahaan ini bergerak di sektor restoran dan dikenal sebagai pemegang lisensi jaringan restoran Texas Chicken di Indonesia.

Sebagai latar belakang, analis dari PT MNC Sekuritas melihat IHSG sebelumnya telah mengalami koreksi cukup dalam sekitar 3,05 persen ke level 7.137 dan masih didominasi tekanan jual. Dalam kajian teknikalnya, posisi indeks diperkirakan berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dalam pola koreksi yang lebih besar, sehingga IHSG masih berpotensi melanjutkan pelemahan ke area 6.991 hingga 7.140. Sementara itu, area penguatan terdekat diperkirakan berada pada kisaran 7.241 hingga 7.308.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Desty Luthfiani

Desty Luthfiani seorang jurnalis muda yang bergabung dengan KabarBursa.com sejak Desember 2024 lalu. Perempuan yang akrab dengan sapaan Desty ini sudah berkecimpung di dunia jurnalistik cukup lama. Dimulai sejak mengenyam pendidikan di salah satu Universitas negeri di Surakarta dengan fokus komunikasi jurnalistik. Perempuan asal Jawa Tengah dulu juga aktif dalam kegiatan organisasi teater kampus, radio kampus dan pers mahasiswa jurusan. Selain itu dia juga sempat mendirikan komunitas peduli budaya dengan konten-konten kebudayaan bernama "Mata Budaya". 

Karir jurnalisnya dimulai saat Desty menjalani magang pendidikan di Times Indonesia biro Yogyakarta pada 2019-2020. Kemudian dilanjutkan magang pendidikan lagi di media lokal Solopos pada 2020. Dilanjutkan bekerja di beberapa media maenstream yang terverifikasi dewan pers.

Ia pernah ditempatkan di desk hukum kriminal, ekonomi dan nasional politik. Sekarang fokus penulisan di KabarBursa.com mengulas informasi seputar ekonomi dan pasar modal.

Motivasi yang diilhami Desty yakni "do anything what i want artinya melakukan segala sesuatu yang disuka. Melakukan segala sesuatu semaksimal mungkin, berpegang teguh pada kebenaran dan menjadi bermanfaat untuk Republik".