Logo
>

IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.156, Saham Energi dan Infrastruktur Jadi Penopang

Pergerakan indeks sempat menyentuh level terendah di 6.111,97 dan tertinggi di 6.157,78.

Ditulis oleh Desty Luthfiani
IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.156, Saham Energi dan Infrastruktur Jadi Penopang
Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: Dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Jumat, 29 Mei 2026. Hingga pukul 09.07 WIB, IHSG naik 26,07 poin atau 0,43 persen ke level 6.156,26.

Pergerakan indeks sempat menyentuh level terendah di 6.111,97 dan tertinggi di 6.157,78. Berdasarkan data perdagangan, total volume transaksi pasar mencapai 61,28 miliar lot dengan nilai transaksi sebesar Rp3,56 triliun dari 225,13 ribu kali transaksi.

Penguatan IHSG pada awal perdagangan ditopang kenaikan sejumlah sektor utama, terutama sektor basic industry yang melonjak 3,53 persen, disusul sektor energi yang menguat 2,08 persen dan sektor infrastruktur sebesar 1,66 persen. Sektor teknologi juga bergerak positif dengan kenaikan 0,86 persen, sementara sektor transportasi naik 0,68 persen dan sektor cyclical bertambah 0,60 persen.

Di sisi lain, beberapa sektor masih bergerak di zona merah. Sektor non-cyclical terkoreksi 1,72 persen, sektor industrial turun 0,71 persen, sektor properti melemah 0,33 persen, sektor keuangan turun 0,31 persen, dan sektor kesehatan terkoreksi tipis 0,05 persen.

Pada jajaran top gainers, saham PT Barito Renewables Energy Tbk dengan kode emiten BREN memimpin penguatan setelah melonjak 25 persen ke level 3.300. Emiten sektor energi terbarukan milik Grup Barito tersebut mencatat kenaikan 660 poin pada sesi pagi.

Penguatan juga terjadi pada saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang bergerak di sektor pertambangan dan jasa energi. Saham CUAN naik 24,75 persen atau 125 poin ke level 630.

Sementara itu, saham PT Bhakti Multi Artha Tbk (BHAT) yang bergerak di sektor jasa keuangan menguat 24,69 persen ke level 1.010. Saham PT Kedoya Adyaraya Tbk (RSGK) dari sektor layanan kesehatan turut melonjak 23,32 persen menjadi 1.190, sedangkan saham PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE) di sektor properti naik 18,56 persen ke level 990.

Di sisi pelemahan, saham PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) menjadi top loser setelah turun 14,76 persen ke level 179. Emiten manufaktur kemasan plastik tersebut terkoreksi 31 poin pada perdagangan pagi.

Saham PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) yang bergerak di industri kimia dasar juga turun tajam sebesar 14,01 persen ke level 13.200. Selain itu, saham PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) melemah 11,43 persen menjadi 3.100.

Tekanan jual juga terjadi pada saham PT Tunas Alfin Tbk (TALF) dari sektor kemasan yang turun 10,24 persen ke level 745 dan saham PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA) yang melemah 9,73 persen ke posisi 204.

Di tengah pergerakan pasar tersebut, analis MNC Sekuritas dalam riset harian bertajuk Gelombang Lingkup Harian MNCS menilai IHSG sebelumnya terkoreksi 1,23 persen ke level 6.130 namun masih didominasi volume pembelian. MNC Sekuritas memperkirakan pergerakan IHSG saat ini masih berada dalam bagian gelombang A dari gelombang (2) dengan area koreksi lanjutan berpotensi menguji level 5.899 sebagai area support. Adapun level support IHSG berada di 5.996 dan 5.899, sementara resistance diperkirakan berada pada area 6.318 hingga 6.459. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Desty Luthfiani

Desty Luthfiani seorang jurnalis muda yang bergabung dengan KabarBursa.com sejak Desember 2024 lalu. Perempuan yang akrab dengan sapaan Desty ini sudah berkecimpung di dunia jurnalistik cukup lama. Dimulai sejak mengenyam pendidikan di salah satu Universitas negeri di Surakarta dengan fokus komunikasi jurnalistik. Perempuan asal Jawa Tengah dulu juga aktif dalam kegiatan organisasi teater kampus, radio kampus dan pers mahasiswa jurusan. Selain itu dia juga sempat mendirikan komunitas peduli budaya dengan konten-konten kebudayaan bernama "Mata Budaya". 

Karir jurnalisnya dimulai saat Desty menjalani magang pendidikan di Times Indonesia biro Yogyakarta pada 2019-2020. Kemudian dilanjutkan magang pendidikan lagi di media lokal Solopos pada 2020. Dilanjutkan bekerja di beberapa media maenstream yang terverifikasi dewan pers.

Ia pernah ditempatkan di desk hukum kriminal, ekonomi dan nasional politik. Sekarang fokus penulisan di KabarBursa.com mengulas informasi seputar ekonomi dan pasar modal.

Motivasi yang diilhami Desty yakni "do anything what i want artinya melakukan segala sesuatu yang disuka. Melakukan segala sesuatu semaksimal mungkin, berpegang teguh pada kebenaran dan menjadi bermanfaat untuk Republik".