KABARBURSA.COM – PT Asiaplast Industries Tbk (APLI) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp44,03 per saham atau senilai total Rp60 miliar untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut menarik perhatian pasar karena nilai dividen yang dibagikan jauh lebih besar dibanding laba bersih perseroan tahun lalu.
Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 25 Mei 2026, perseroan menetapkan pembagian dividen tunai Rp44,03 per saham yang akan dibayarkan pada 26 Juni 2026.
Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Asiaplast menyebut total dividen yang dibagikan mencapai Rp60 miliar. Sementara itu, laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp6,84 miliar dengan saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya mencapai Rp197,19 miliar.
Keputusan membagikan dividen dalam jumlah besar tersebut menunjukkan perseroan memanfaatkan akumulasi saldo laba yang telah dikumpulkan dalam beberapa tahun terakhir, bukan semata-mata mengandalkan laba tahun berjalan.
Dengan dividen Rp44,03 per saham, dividend yield historis perseroan berada di kisaran 7 persen hingga 8 persen berdasarkan harga saham saat ini. Angka tersebut tergolong menarik dibanding rata-rata imbal hasil deposito maupun sebagian emiten sektor manufaktur dasar.
Di sisi lain, kinerja operasional perseroan masih menghadapi tantangan. Pada kuartal I 2026, Asiaplast membukukan rugi bersih sekitar Rp2 miliar, relatif sama dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Tekanan tersebut juga tercermin pada margin laba bersih yang masih berada di zona negatif. Namun demikian, struktur keuangan perseroan relatif sehat dengan rasio utang terhadap ekuitas (DER) yang sangat rendah, sekitar 0,01 kali.
Jadwal Cum Dividen dan Pembayaran
Perseroan menetapkan jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 5 Juni 2026, sedangkan ex dividen jatuh pada 8 Juni 2026. Adapun tanggal pencatatan pemegang saham (recording date) yang berhak menerima dividen ditetapkan pada 9 Juni 2026 pukul 16.00 WIB. Pembayaran dividen akan dilakukan pada 26 Juni 2026.
Pembagian dividen tersebut menjadi salah satu daya tarik utama saham APLI saat ini, terutama bagi investor yang berorientasi pada pendapatan dividen. Meski laba tahun buku 2025 relatif kecil, perseroan masih memiliki saldo laba ditahan yang cukup besar sehingga mampu mempertahankan kebijakan pembagian dividen kepada pemegang saham.(*)