Logo
>

IHSG Ditutup Melemah ke 8.280, ini 10 Saham yang Tersungkur Paling Dalam

IHSG melemah 1,37 persen ke 8.280,83, deretan top losers didominasi saham lapis dua dan tiga di tengah tekanan jual dan sentimen risk off pasar.

Ditulis oleh Desty Luthfiani
IHSG Ditutup Melemah ke 8.280, ini 10 Saham yang Tersungkur Paling Dalam
IHSG turun 1,37 persen ke 8.280,83. Simak 10 saham top losers dengan koreksi terdalam di tengah tekanan jual dan sentimen risk off pasar. Foto: Dok. KabarBursa

KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup melemah tajam pada perdagangan hari ini setelah terkoreksi 115,25 poin atau turun 1,37 persen ke level 8.280,83 pada Selasa, 24 Februari 2026. Sepanjang sesi perdagangan, tekanan jual terlihat konsisten sejak pagi hingga menjelang penutupan, mencerminkan aksi ambil untung dan sentimen negatif yang membayangi sejumlah saham lapis dua dan tiga.

Berdasarkan data perdagangan, total volume transaksi di seluruh pasar mencapai 602,52 juta lot dengan nilai transaksi sebesar Rp28,98 triliun dan frekuensi 3,39 juta kali transaksi. Di pasar reguler, volume tercatat 532,65 juta lot dengan nilai Rp24,37 triliun dan frekuensi yang sama sebanyak 3,39 juta kali.

Seiring pelemahan IHSG, sejumlah saham mengalami penurunan signifikan dan masuk dalam jajaran 10 saham dengan kinerja terburuk atau top losers pada penutupan hari ini.

Peringkat pertama ditempati oleh PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk dengan kode saham PADI dari sektor keuangan yang ditutup di harga 154 setelah turun 12 poin atau 7,23 persen. Tekanan jual pada saham sektor jasa keuangan ini menjadi yang terdalam di antara saham lainnya pada hari ini.

Di posisi berikutnya terdapat PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk dengan kode saham VKTR dari sektor industri kendaraan listrik dan manufaktur yang terkoreksi 75 poin atau 7,18 persen ke level 970. Penurunan ini mencerminkan pelemahan minat beli pada saham berbasis teknologi mobilitas tersebut.

Selanjutnya, PT MPX Logistics International Tbk dengan kode saham MPXL dari sektor logistik dan transportasi melemah 12 poin atau 7,14 persen ke harga 156. Saham sektor logistik ikut tertekan di tengah sentimen pasar yang cenderung risk off.

PT Cipta Selera Murni Tbk dengan kode saham CSMI dari sektor konsumer siklikal juga masuk dalam daftar saham terbawah setelah turun 9 poin atau 7,09 persen ke level 118. Pelemahan ini menunjukkan tekanan yang cukup kuat pada saham sektor makanan dan minuman.

Dari sektor jasa penunjang bisnis, PT Personel Alih Daya Tbk dengan kode saham PADA ditutup turun 15 poin atau 7,08 persen ke harga 197. Saham ini menjadi salah satu yang paling aktif dilepas investor pada sesi perdagangan sore.

PT Apexindo Pratama Duta Tbk dengan kode saham APEX dari sektor energi, khususnya jasa pengeboran minyak dan gas, terkoreksi 16 poin atau 6,96 persen ke level 214. Tekanan pada saham energi ini sejalan dengan sentimen global yang cenderung fluktuatif.

Berikutnya, PT Aman Agrindo Tbk dengan kode saham GULA dari sektor perkebunan dan agribisnis melemah 26 poin atau 6,95 persen ke harga 348. Saham berbasis komoditas ini ikut terseret arus pelemahan pasar.

PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk dengan kode saham BEER dari sektor konsumer non siklikal turun 12 poin atau 6,94 persen ke posisi 161. Pelemahan saham minuman ini mencerminkan tekanan jual yang cukup merata di saham berkapitalisasi menengah.

PT Mitra Pedagang Indonesia Tbk dengan kode saham MPIX dari sektor perdagangan dan distribusi ditutup di harga 94 setelah terkoreksi 7 poin atau 6,93 persen. Saham ini menjadi salah satu yang mengalami koreksi signifikan dalam sehari.

Melengkapi daftar 10 saham dengan penurunan terdalam adalah PT Wintermar Offshore Marine Tbk dengan kode saham WINS dari sektor transportasi dan logistik maritim yang turun 40 poin atau 6,90 persen ke level 540. Tekanan pada saham pelayaran ini mempertegas dominasi sentimen negatif pada perdagangan hari ini.

Secara keseluruhan, daftar saham peringkat terbawah hari ini didominasi oleh sektor logistik, konsumer, energi, serta jasa penunjang bisnis. Koreksi yang terjadi di atas 6 persen pada masing-masing saham menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi, terutama pada saham dengan kapitalisasi pasar menengah dan likuiditas tertentu.

Pelemahan IHSG sebesar 1,37 persen ke level 8.280,83 menjadi sinyal bahwa investor cenderung melakukan aksi jual di tengah ketidakpastian sentimen domestik maupun global. Pelaku pasar disarankan untuk lebih selektif dalam memilih saham, memperhatikan fundamental perusahaan, serta mencermati level support dan resistance teknikal dalam jangka pendek.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Desty Luthfiani

Desty Luthfiani seorang jurnalis muda yang bergabung dengan KabarBursa.com sejak Desember 2024 lalu. Perempuan yang akrab dengan sapaan Desty ini sudah berkecimpung di dunia jurnalistik cukup lama. Dimulai sejak mengenyam pendidikan di salah satu Universitas negeri di Surakarta dengan fokus komunikasi jurnalistik. Perempuan asal Jawa Tengah dulu juga aktif dalam kegiatan organisasi teater kampus, radio kampus dan pers mahasiswa jurusan. Selain itu dia juga sempat mendirikan komunitas peduli budaya dengan konten-konten kebudayaan bernama "Mata Budaya". 

Karir jurnalisnya dimulai saat Desty menjalani magang pendidikan di Times Indonesia biro Yogyakarta pada 2019-2020. Kemudian dilanjutkan magang pendidikan lagi di media lokal Solopos pada 2020. Dilanjutkan bekerja di beberapa media maenstream yang terverifikasi dewan pers.

Ia pernah ditempatkan di desk hukum kriminal, ekonomi dan nasional politik. Sekarang fokus penulisan di KabarBursa.com mengulas informasi seputar ekonomi dan pasar modal.

Motivasi yang diilhami Desty yakni "do anything what i want artinya melakukan segala sesuatu yang disuka. Melakukan segala sesuatu semaksimal mungkin, berpegang teguh pada kebenaran dan menjadi bermanfaat untuk Republik".