KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menguat pada perdagangan, Rabu, 28 Januari 2026. Beberapa saham yang direkomendasikan antara lain adalah BRPT, INET, PGEO dan UNTR.
Annalis MNC Sekuritas memprakirakan IHSG mennguat tipis ke level 8.980 atau naik 0,05 persen disertai dengan volume pembelian.
“Kami perkirakan, posisi IHSG masih berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5 sehingga IHSG masih rawan terkoreksi. Waspadai area koreksi yang berada di 8,708-8,790. Adapun area penguatan diperkirakan berada di 8,992-9,018,” kata tim analis MNC Sekuritas, dikutip Rabu, 28 Januari 2026.
Sementara level support IHSG pada perdagangan hari ini berada di level 8,852, 8,816 dan resistance di 9,039, 9,120. Adapun beberapa saham yang direkomendasikan tim analis, yakni BRPT, INET, PGEO dan UNTR.
Saham BRPT tercatat menguat 4,65 persen ke level 2.700 dan pergerakannya disertai dengan peningkatan volume pembelian. Secara teknikal, BRPT diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C).
Strategi yang dapat diperhatikan adalah buy on weakness pada kisaran 2.560–2.630, dengan target harga di level 2.840 dan 2.960. Adapun batas risiko disarankan di bawah 2.520.
Sementara itu, saham INET menguat 1,36 persen ke level 448 dengan dukungan volume pembelian, dan pergerakannya mampu bertahan di atas garis MA60.
Secara teknikal, posisi INET diperkirakan berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C). Area buy on weakness berada pada rentang 412–434, dengan target harga di level 468 dan 492. Stop loss disarankan jika harga turun di bawah 392.
Untuk saham PGEO, harga tercatat terkoreksi ke level 1.245, namun koreksi tersebut disertai dengan peningkatan volume pembelian.
Secara teknikal, PGEO diperkirakan sedang berada pada bagian awal dari wave 3 dari wave (3) pada label hitam. Strategi buy on weakness dapat diperhatikan pada kisaran 1.220–1.240, dengan target harga di level 1.305 dan 1.355. Batas risiko disarankan di bawah 1.180.
Adapun saham UNTR mengalami koreksi sebesar 5,87 persen ke level 25.675 dan masih didominasi oleh tekanan jual yang meningkat. Meski demikian, pergerakan harga masih bertahan di atas garis MA200.
Secara teknikal, UNTR diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave (v) dari wave [a]. Area buy on weakness berada pada rentang 24.975–25.400, dengan target harga di level 25.800 dan 26.175. Stop loss disarankan jika harga turun di bawah 24.550.(*)