KABARBURSA.COM — Upaya membawa isu keamanan siber lebih dekat ke pengguna sehari-hari mulai terlihat dari kolaborasi antara PT ITSEC Asia Tbk dan produsen ponsel Infinix. Perusahaan keamanan siber yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode CYBR itu bekerja sama dengan Infinix untuk menanamkan solusi perlindungan digital berbasis kecerdasan buatan langsung ke perangkat ponsel pintar.
Lewat kerja sama ini, fitur keamanan bernama IntelliBroń Aman akan tersedia pada dua lini ponsel Infinix, yakni NOTE Edge 5G+ dan NOTE 60. Indonesia dipilih sebagai negara pertama yang menjadi lokasi penerapan fitur ini pada seri Infinix Note, menandai uji awal masuknya proteksi siber ke pasar konsumen massal.
Langkah ini datang di tengah meningkatnya ketergantungan masyarakat Indonesia pada smartphone, bukan hanya untuk komunikasi, tetapi juga untuk transaksi digital dan aktivitas keuangan. Seiring itu, risiko kebocoran data, penipuan daring, hingga serangan siber berbasis aplikasi turut meningkat.
Presiden Direktur ITSEC Asia, Patrick Dannacher, menilai definisi keamanan siber ke depan tidak lagi terbatas pada perlindungan korporasi atau infrastruktur besar.
“Keamanan siber ke depan akan diukur dari seberapa baik ia melindungi bukan hanya organisasi, tetapi juga masyarakat sehari-hari,” ujar Patrick dalam keterangan tertulis, Selasa, 27 Januari 2026.
Ia mengatakan kerja sama dengan Infinix menjadi pintu masuk ITSEC Asia ke segmen konsumen yang selama ini relatif minim perlindungan keamanan tingkat lanjut. Dengan bekerja sama bersama Infinix dan meluncurkan IntelliBroń Aman melalui ekosistem Infinix, ITSEC memperluas dampak ke ranah konsumen dalam skala yang bermakna.
“Inilah cara kami menghadirkan keamanan siber yang praktis, mudah diakses, dan dirancang untuk penggunaan nyata, dimulai dari Indonesia,” katanya.
Dari sisi Infinix, kolaborasi ini dibaca sebagai upaya menambah lapisan perlindungan di luar fitur perangkat keras. Head of Marketing Infinix, Sergio Ticoalu, menyebut keamanan digital kini menjadi bagian dari pengalaman pengguna yang tak terpisahkan.
“Di Infinix, kami berkomitmen menghadirkan teknologi yang tidak hanya memberdayakan pengguna, tetapi juga melindungi mereka. Melalui kolaborasi dengan ITSEC Asia dan kehadiran IntelliBroń Aman, kami membawa perlindungan siber yang praktis dan mudah diakses bagi pengguna smartphone sehari-hari di Indonesia, sehingga mereka dapat menikmati pengalaman digital yang lebih aman dan percaya diri,” kata Sergio.
Pada tahap awal, penerapan IntelliBroń Aman ditargetkan menjangkau sekitar 100.000 perangkat. Implementasi dilakukan secara bertahap, mengikuti kesiapan teknis serta penyesuaian dengan regulasi yang berlaku. Selain pemasangan fitur, kerja sama ini juga mencakup edukasi pengguna terkait praktik keamanan digital dasar.
Bagi ITSEC Asia, langkah ini menandai pergeseran fokus dari pasar enterprise dan infrastruktur kritikal ke ranah konsumen. Di tengah ekonomi Indonesia yang semakin berbasis mobile, perusahaan keamanan siber mulai melihat pengguna individu sebagai titik rawan sekaligus pasar baru yang potensial.
Patrick menegaskan kolaborasi ini bukan akhir, melainkan awal dari perluasan peran perusahaan di ruang publik digital.
“Sebagai perusahaan terbuka, kami percaya bahwa pertumbuhan harus menciptakan dampak nyata, bukan hanya hasil bisnis semata. Kemitraan ini baru permulaan. Kami berkomitmen membangun lebih banyak kolaborasi bermakna, karena menciptakan masa depan digital Indonesia yang lebih aman tidak bisa dilakukan sendirian,” katanya.(*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.