Logo
>

JSI Sinergi Mas Resmi Kuasai LAPD, Tender Wajib Rp84,2 Miliar Resmi Dibuka

Berdasarkan keterbukaan informasi, tender wajib tersebut berlangsung selama 30 hari, terhitung sejak 28 Februari hingga 29 Maret 2026.

Ditulis oleh Desty Luthfiani
JSI Sinergi Mas Resmi Kuasai LAPD, Tender Wajib Rp84,2 Miliar Resmi Dibuka
Fasilitas operasional PT Leyand International Tbk (LAPD) disertai logo baru perseroan sebagai bagian dari proses transformasi pasca-perubahan pengendali. Foto: Dok. LAPD.

KABARBURSA.COM – PT JSI Sinergi Mas resmi menguasai PT Leyand International Tbk (LAPD) dan langsung menggelar Penawaran Tender Wajib (mandatory tender offer/MTO) senilai maksimal Rp84,2 miliar. Langkah ini menjadi konsekuensi setelah perseroan menuntaskan pengambilalihan saham pengendali pada 10 November 2025.

Berdasarkan keterbukaan informasi, tender wajib tersebut berlangsung selama 30 hari, terhitung sejak 28 Februari hingga 29 Maret 2026. Harga penawaran ditetapkan sebesar Rp51 per saham.

JSI juga memastikan kesiapan dana untuk menuntaskan kewajiban pembelian saham dari publik. “Dana untuk MTO telah kami siapkan secara memadai,” tulis manajemen.

Kewajiban tender ini muncul setelah PT JSI Sinergi Mas mengakuisisi sebanyak 2,08 miliar saham LAPD dari sejumlah pemegang saham lama, termasuk Layman Holdings Pte Ltd dan investor individu. Dengan transaksi tersebut, JSI resmi menjadi pengendali baru perseroan.

Selanjutnya, sebagai bagian dari penyesuaian struktur kepemilikan, JSI melakukan aksi sell-down melalui pasar sekunder sebanyak 57,5 juta saham kepada publik. Setelah aksi tersebut, kepemilikan bersih JSI tercatat sebanyak 2,02 miliar saham atau setara 51 persen dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh LAPD.

Mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan melalui Peraturan OJK Nomor 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka, setiap pihak yang menjadi pengendali baru wajib melaksanakan tender offer kepada pemegang saham publik.

Dalam dokumen yang sama, JSI menyatakan akan menawarkan pembelian hingga maksimal 1,65 miliar saham atau sekitar 41,62 persen dari total saham beredar. Nilai maksimal transaksi dari aksi korporasi ini diperkirakan mencapai Rp84,2 miliar apabila seluruh saham yang ditawarkan publik terserap penuh.

Meski resmi menjadi pemegang kendali, JSI Sinergi Mas menegaskan tidak memiliki rencana untuk melikuidasi perseroan, mengubah kebijakan dividen, melakukan delisting dari Bursa Efek Indonesia, maupun mengubah status LAPD menjadi perusahaan tertutup.

“Tidak ada rencana likuidasi, delisting, atau perubahan status perusahaan,” katanya.

Apabila di kemudian hari terdapat rencana strategis yang berdampak material, pengendali baru menyatakan akan sepenuhnya mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sebagai catatan, tender wajib ini tidak berlaku atas saham-saham tertentu, termasuk saham yang telah menjadi bagian dari transaksi pengambilalihan sebelumnya serta saham milik pemegang saham yang secara tertulis menyatakan tidak akan berpartisipasi dalam MTO.

Berdasarkan data perdagangan pada penutupan Senin, 2 Maret 2026, saham LAPD berada di level Rp100 per saham atau melemah 9 poin setara 8,26 persen pada perdagangan hari itu.(*)

 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Desty Luthfiani

Desty Luthfiani seorang jurnalis muda yang bergabung dengan KabarBursa.com sejak Desember 2024 lalu. Perempuan yang akrab dengan sapaan Desty ini sudah berkecimpung di dunia jurnalistik cukup lama. Dimulai sejak mengenyam pendidikan di salah satu Universitas negeri di Surakarta dengan fokus komunikasi jurnalistik. Perempuan asal Jawa Tengah dulu juga aktif dalam kegiatan organisasi teater kampus, radio kampus dan pers mahasiswa jurusan. Selain itu dia juga sempat mendirikan komunitas peduli budaya dengan konten-konten kebudayaan bernama "Mata Budaya". 

Karir jurnalisnya dimulai saat Desty menjalani magang pendidikan di Times Indonesia biro Yogyakarta pada 2019-2020. Kemudian dilanjutkan magang pendidikan lagi di media lokal Solopos pada 2020. Dilanjutkan bekerja di beberapa media maenstream yang terverifikasi dewan pers.

Ia pernah ditempatkan di desk hukum kriminal, ekonomi dan nasional politik. Sekarang fokus penulisan di KabarBursa.com mengulas informasi seputar ekonomi dan pasar modal.

Motivasi yang diilhami Desty yakni "do anything what i want artinya melakukan segala sesuatu yang disuka. Melakukan segala sesuatu semaksimal mungkin, berpegang teguh pada kebenaran dan menjadi bermanfaat untuk Republik".