Logo
>

Laba BOAT Naik 73 Persen, Charter Vessel Jadi Pendorong

Kenaikan utilisasi armada dan kontrak baru mendorong pendapatan serta memperbaiki arus kas dan struktur keuangan.

Ditulis oleh Syahrianto
Laba BOAT Naik 73 Persen, Charter Vessel Jadi Pendorong
PT Newport Marine Services Tbk (BOAT) mencatat laba bersih USD2,04 juta pada 2025. (Foto: Dok. Newport Marine Services)

KABARBURSA.COM – PT Newport Marine Services Tbk (BOAT) mencatat laba bersih USD2,04 juta pada 2025, naik 73 persen dibandingkan tahun sebelumnya (year on year/yoy). Kinerja ini ditopang peningkatan aktivitas penyewaan kapal dan efisiensi operasional.

Direktur Utama Newport Marine Services mengatakan pertumbuhan laba tersebut berasal dari peningkatan utilisasi armada dan keberhasilan memperoleh proyek baru. 

“Pertumbuhan laba bersih pada 2025 terutama didorong oleh peningkatan aktivitas pada lini charter vessel,” ujar Sujaya Soekarno Putra, dalam keterangan resmi, dikutip Kamis, 19 Maret 2026.

Ia menyebut strategi pemasaran berhasil meningkatkan kontrak baru sehingga utilisasi armada meningkat sepanjang tahun. “Hal ini merupakan hasil dari upaya tim pemasaran dalam memperoleh proyek-proyek baru,” katanya.

Pendapatan BOAT tercatat USD17,71 juta pada 2025, tumbuh 54 persen dibandingkan USD11,46 juta pada 2024. Kenaikan ini sejalan dengan meningkatnya aktivitas pada lini charter vessel yang menjadi kontributor utama pendapatan.

Seiring pertumbuhan tersebut, margin laba bersih meningkat menjadi 11,5 persen dari sebelumnya 10,2 persen. Peningkatan ini mencerminkan efisiensi operasional dan pengelolaan biaya yang lebih baik sepanjang tahun.

Dari sisi profitabilitas operasional, margin operasional dan EBITDA juga mengalami perbaikan. Kinerja ini didukung peningkatan utilisasi armada serta efisiensi biaya operasional.

Struktur keuangan BOAT menunjukkan perbaikan melalui penurunan beban bunga. Penurunan ini terjadi seiring berkurangnya kewajiban pinjaman bank sehingga mendukung peningkatan laba bersih.

Kinerja arus kas juga menguat. Arus kas bersih dari aktivitas operasi mencapai USD5,03 juta pada 2025, naik dari USD2,32 juta pada 2024. Peningkatan ini didorong optimalisasi pengelolaan arus kas dan modal kerja.

Direktur Keuangan BOAT Ahmad Wisya Pratama, dalam keterangan tertulisnya juga menyatakan arus kas operasional yang kuat memberikan ruang ekspansi. 

“Dengan arus kas operasional yang semakin kuat serta struktur pembiayaan yang lebih efisien, Perseroan memiliki fleksibilitas untuk investasi,” katanya.

Ia menegaskan ekspansi akan tetap dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan kondisi global. “Ekspansi akan tetap dilakukan secara prudent sejalan dinamika suku bunga global dan volatilitas energi,” ujarnya.

Secara industri, sektor jasa maritim offshore menunjukkan pemulihan dalam beberapa tahun terakhir. Peningkatan aktivitas eksplorasi dan produksi migas mendorong kebutuhan layanan kapal pendukung lepas pantai.

Kondisi tersebut membuka peluang peningkatan utilisasi armada dan ekspansi portofolio proyek. 

BOAT menargetkan penguatan aktivitas komersial dan optimalisasi armada untuk menjaga pertumbuhan. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Syahrianto

Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.