Logo
>

Laba DCII Tembus Rp1,18 Triliun di 2025, Data Center Dorong Kinerja

Pertumbuhan bisnis pusat data menopang peningkatan kinerja DCI Indonesia sepanjang 2025.

Ditulis oleh Syahrianto
Laba DCII Tembus Rp1,18 Triliun di 2025, Data Center Dorong Kinerja
Ilustrasi fasilitas pusat data milik DCI Indonesia yang menopang pertumbuhan bisnis infrastruktur digital perusahaan. (Foto: Dok. DCI)

KABARBURSA.COM – PT DCI Indonesia Tbk (DCII) mencatatkan kinerja keuangan yang meningkat sepanjang tahun buku 2025. Perusahaan penyedia infrastruktur pusat data tersebut membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp1,18 triliun pada periode yang berakhir 31 Desember 2025.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang dipublikasikan, laba sebelum pajak tersebut meningkat dibandingkan periode 2024 yang tercatat sebesar Rp903,58 miliar. 

Peningkatan ini tercermin dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025. 

DCII menjalankan kegiatan usaha utama di bidang penyediaan infrastruktur pusat data yang meliputi layanan colocation, cross connect, smarthands, baremetals, serta layanan jaringan pendukung lainnya. Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan diakui ketika pengendalian atas layanan tersebut dialihkan kepada pelanggan sesuai ketentuan perjanjian layanan. 

Layanan tersebut menjadi bagian utama dari operasional perusahaan yang berfokus pada penyediaan fasilitas pusat data dan konektivitas bagi pelanggan korporasi. 

Model bisnis ini juga mencakup pendapatan berulang yang berasal dari layanan pusat data, termasuk penggunaan ruang, koneksi jaringan, serta dukungan teknis.

Selain itu, DCII juga memiliki sejumlah perjanjian operasional dan dukungan fasilitas pusat data dengan pihak terkait. 

Dalam kerja sama operasional pusat data dengan PT Datacenter Indonesia Sukses Makmur, perusahaan mencatat pendapatan sebesar Rp41.240 juta pada 2025, meningkat dari Rp17.430 juta pada 2024. Saldo piutang usaha dari transaksi tersebut tercatat Rp8.516 juta pada akhir 2025, dibandingkan Rp12.358 juta pada akhir 2024.

Selain itu, dari kerja sama operasional dengan PT Ekagrata Data Gemilang, DCII mencatat pendapatan sebesar Rp18.345 juta pada 2025, meningkat dibandingkan Rp17.454 juta pada 2024.

Dalam beberapa kerja sama tersebut, perusahaan memperoleh pendapatan berbasis bagi hasil dari pendapatan bulanan fasilitas pusat data yang dioperasikan dalam ekosistem platform perusahaan.

Struktur bagi hasil tersebut berkisar antara 5 persen hingga 7 persen untuk beberapa kerja sama operasional, serta 10 persen hingga 15 persen dari monthly recurring revenue (MRR) pada skema pengoperasian fasilitas pusat data tertentu.

Perusahaan juga memperoleh pendapatan dari layanan konsultasi teknis serta dukungan pengoperasian fasilitas pusat data dalam tahap pengembangan maupun operasional. Dalam beberapa perjanjian tersebut, DCII berhak menagihkan jasa konsultasi teknis sebesar USD500.000 untuk layanan pengoperasian fasilitas pusat data tertentu.

Dalam skema tersebut, DCII menyediakan keahlian teknis, rekomendasi sistem pemantauan fasilitas, serta dukungan dalam pengelolaan aktivitas operasional pusat data.

Di sisi lain, sejumlah transaksi terkait penggunaan fasilitas pusat data juga tercatat dalam laporan keuangan perusahaan. Salah satunya biaya penggunaan gedung pusat data yang ditagihkan kepada perusahaan sebesar Rp255.290 juta pada 2025, dibandingkan Rp3.801 juta pada 2024, yang dicatat sebagai bagian dari beban pokok pendapatan dalam laporan laba rugi konsolidasian.

Sepanjang tahun buku 2025, aktivitas operasional perusahaan tetap berfokus pada penyediaan layanan infrastruktur pusat data yang mencakup penyewaan ruang server, konektivitas jaringan, serta layanan teknis penunjang. (*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Syahrianto

Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.