KABARBURSA.COM – PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) mengumumkan negosiasi perubahan pengendalian dengan rencana pengambilalihan saham oleh calon pengendali baru. Negosiasi tersebut dilakukan antara Nagita Slavina sebagai calon pengendali baru dengan pemegang saham penjual atas rencana akuisisi saham VISI.
Berdasarkan keterbukaan informasi, Direktur Utama Satu Visi Putra David Dwiputra menyampaikan bahwa perusahaan telah menerima pemberitahuan resmi atas pengumuman negosiasi perubahan pengendalian yang dilakukan oleh calon pengendali baru terhadap pemegang saham penjual.
“Pada tanggal 11 Februari 2026, kami menerima surat pemberitahuan atas pengumuman negosiasi yang dilakukan oleh Nagita Slavina selaku calon pengendali baru dengan pemegang saham penjual terkait rencana pengambilalihan saham PT Satu Visi Putra Tbk,” ujar David dalam laporan keterbukaan informasi, Kamis, 12 Februari 2026.
Ia menegaskan, negosiasi ini merupakan perubahan dalam pengendalian baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap emiten atau perusahaan publik.
Dalam dokumen tersebut disebutkan bahwa tanggal kejadian atas informasi atau fakta material tersebut adalah 11 Februari 2026.
Jenis informasi atau fakta material dikategorikan sebagai negosiasi terkait perubahan dalam pengendalian baik langsung maupun tidak langsung terhadap emiten atau perusahaan publik.
"Perusahaan menyatakan dampak kejadian tersebut terhadap kegiatan operasional tidak signifikan. Dampak terhadap aspek hukum juga dinyatakan tidak signifikan," tambah David.
Selain itu, dampak terhadap kondisi keuangan disebut tidak signifikan. Dampak terhadap kelangsungan usaha juga dinyatakan tidak signifikan.
Pada bagian informasi lainnya, VISI menyampaikan bahwa selain informasi yang telah diungkapkan, hingga tanggal keterbukaan tersebut tidak terdapat kejadian, informasi, atau fakta material lain yang belum diungkapkan. (*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.