KABARBURSA.COM - PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) akan melakukan pemecahan nilai nominal saham atau stock split dengan rasio 1:25. Hal ini telah disetujui melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu, 11 Maret 2026.
Manajemen DSSA menyebut tujuan Perseroan melakukan stock split agar dapat memberikan sejumlah manfaat, antara lain meningkatkan jumlah lembar saham Perseroan yang beredar.
"Sekaligus menjadikan harga per lembar saham Perseroan lebih terjangkau bagi berbagai kalangan investor," tulis manajemen DSSA dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia.
Stock split juga dinilai bisa menjangkau basis investor yang lebih luas, sehingga diharapkan dapat lebih mendorong penguatan praktik tata kelola perusahaan yang baik serta meningkatkan tanggung jawab dan akuntabilitas Perseroan sebagai perusahaan terbuka.
Selain itu, manajemen DSSA yakin aksi ini bisa mendorong peningkatan volume perdagangan saham Perseroan, sehingga likuiditas saham Perseroan di pasar dapat menjadi lebih baik.
Sebagai ilustrasi pada perdagangan Rabu, 11 Maret 2026 saham DSSA ditutup di level Rp75.600. Dengan menggunakan rasio stock split 1:25, harga teoritis saham setelah pemecahan dapat dihitung dengan membagi harga penutupan.
Sehingga, perhitungan tersebut menghasilkan harga teoritis sekitar Rp3.024 per saham setelah dilakukannya pelaksanaan stock split.
Berikut Jadwal Stock Split DSSA:
- Hari terakhir perdagangan dengan nilai lama: 6 April 2026
- Dimulainya perdagangan saham dengan nominal baru: 7 April 2026.(*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.