Logo
>

Pendapatan dan Laba Bersih Archi Indonesia (ARCI) Melonjak Sepanjang 2025

Sementara, laba bersih Archi pada 2025 sebesar USD101,82 juta. Angka ini meningkat drastis jika dibandingkan tahun sebelumnya yakni USD10,45 juta.

Ditulis oleh Hutama Prayoga
Pendapatan dan Laba Bersih Archi Indonesia (ARCI) Melonjak Sepanjang 2025
Ilustrasi emas . (Foto: Dok Archi Indonesia)

KABARBURSA.COM - PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) mencatat lonjakan kinerja sepanjang tahun buku 2025. Emiten pertambangan emas ini meraup pendapatan sebesar USD496,23 juta, meningkat signifikan dibanding 2024 yang senilai USD287,62 juta.

Sementara, laba bersih Archi pada 2025 sebesar  USD101,82 juta. Angka ini meningkat drastis jika dibandingkan tahun sebelumnya yakni USD10,45 juta.

Pendapatan Archi tersebut mayoritas berasal dari penjualan emas dengan total USD496,23 juta, meningkat sekitar 72,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari sisi profitabilitas, Archi membukukan laba bruto sebesar USD210,04 juta, naik dari USD60,52 juta pada 2024. Laba usaha meningkat menjadi USD203,95 juta dibandingkan USD56,60 juta pada tahun sebelumnya.

Dari sisi neraca, total aset Archi hingga akhir 2025 mencapai USD1,03 miliar. Angka ini meningkat dari USD865,40 juta pada 2024. Kenaikan aset terutama berasal dari peningkatan properti pertambangan, aset tetap, serta kas dan setara kas.

Adapun total liabilitas mengalami kenaikan yakni USD663,84 juta, atau meningkat dibanding periode tahun sebelumnya yang senilai USD592,44 juta.

Pada arus kas, Archi membukukan kas bersih dari aktivitas operasi senilai SD52,42 juta. Aktivitas investasi mencatat arus kas keluar USD105,19 juta.

Sepanjang 2025, Archi juga melakukan penerbitan saham dengan tambahan modal sebesar USD18,01 juta. Perusahaan membagikan dividen kas interim sebesar USD30 juta kepada pemegang saham. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Hutama Prayoga

Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.