KABARBURSA.COM - Pergerakan saham Pakuwon Jati (PWON) sepanjang perdagangan intraday berlangsung relatif terkendali. Harga dibuka di level 360 dan bergerak dalam rentang sempit dengan titik tertinggi 366 serta terendah 358, sebelum akhirnya ditutup di level 362.
Dengan rentang pergerakan sekitar 2,2 persen dari low ke high, volatilitas intraday PWON tergolong rendah dan tidak menunjukkan adanya dorongan harga agresif dari salah satu sisi pasar.
Aktivitas transaksi tetap terjaga. Nilai perdagangan mencapai Rp17,9 miliar dengan volume 309.399 lot dan frekuensi 3.353 kali transaksi. Angka tersebut mencerminkan likuiditas yang cukup aktif, namun belum memasuki fase eksplosif.
Pola ini mengindikasikan bahwa pergerakan harga tidak didorong oleh euforia pembelian maupun tekanan jual yang bersifat panik.
Struktur orderbook memperlihatkan keseimbangan yang ketat. Pada sisi bid, antrean beli tersusun berlapis mulai dari level 360 hingga 350, dengan ketebalan yang relatif mencolok di harga 360 sekitar 39 ribu lot.
Sementara itu, sisi offer langsung dihadang oleh pasokan yang cukup tebal di rentang 362 hingga 366, dan semakin menumpuk pada level yang lebih tinggi di kisaran 368 hingga 372. Kondisi ini membuat harga PWON berada dalam ruang gerak yang sempit, dengan area 358–360 berfungsi sebagai penopang intraday dan zona 362–366 menjadi titik suplai yang membatasi kenaikan.
Sepanjang sesi, tidak terlihat pola pembelian yang mengejar harga.
Dari sisi broker flow pada transaksi reguler berbasis nilai, pergerakan dana menunjukkan karakter yang terdistribusi. Broker Verdhana Sekuritas (BB) dan CLSA Sekuritas (KZ) mencatat kenaikan nilai transaksi secara bertahap sejak awal hingga penutupan perdagangan, tanpa lonjakan tajam dalam satu waktu. Pola tersebut mencerminkan proses akumulasi yang berlangsung perlahan.
Di sisi lain, Stockbit Sekuritas (XL) terlihat aktif di kedua sisi transaksi dan berperan menjaga likuiditas. Sementara itu, UBS Sekuritas (AK) dan Maybank Sekuritas (ZP) cenderung mencatatkan penjualan bersih secara bertahap.
Tidak terdapat satu broker pun yang tampil dominan dengan lonjakan transaksi ekstrem, dan tidak terlihat aksi sapu offer yang biasanya mengiringi fase markup harga.
Dengan karakter transaksi seperti itu, indikasi masuknya ritel berukuran besar mulai terlihat dalam bentuk pembelian yang tersebar dan konsisten. Namun, pola tersebut berbeda dari aktivitas ritel spekulatif.
Tidak ada lonjakan frekuensi transaksi secara tiba-tiba, dan pergerakan harga tidak disertai candle impuls dengan volume anomali. Aktivitas yang terjadi lebih mencerminkan akumulasi konservatif yang sensitif terhadap harga.
Secara teknikal harian, PWON masih bergerak sideways dalam rentang yang telah terbentuk sejak 2024. Area 360 hingga 365 berada di tengah rentang historis pergerakan harga. Lonjakan volume yang sempat muncul sebelumnya juga tidak diikuti oleh kelanjutan tren, menandakan bahwa setiap kenaikan cepat masih direspons oleh suplai. Hingga kini, harga belum keluar dari zona konsolidasi besarnya.
Berdasarkan struktur tersebut, pergerakan harga PWON ke depan masih sangat bergantung pada respons pasar di level-level kunci. Selama harga bertahan di atas 360 dan tidak muncul tekanan jual dominan dari broker besar, pergerakan cenderung bertahan dalam kisaran sempit 358–366.
Upaya kenaikan lanjutan baru berpeluang terjadi apabila pasokan di rentang 362–366 berhasil diserap dengan dukungan lonjakan nilai transaksi dan kehadiran broker agresor.
Sebaliknya, tekanan dapat meningkat apabila level 360 ditembus dengan volume dan disertai berhentinya akumulasi dari broker-broker yang sebelumnya mencatat pembelian bertahap, dengan area 350–352 menjadi zona uji berikutnya.
Secara keseluruhan, data intraday menunjukkan bahwa saham PWON berada dalam fase pengumpulan yang berlangsung pelan dan terukur. Belum terlihat sinyal percepatan tren, sementara harga masih terkunci oleh suplai dan pembeli tetap menjaga disiplin tanpa mengejar harga.(*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.