KABARBURSA.COM - Direktur Utama (Dirut) PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) yakni, Bani Maulana Mulia tercatat melakukan pembelian saham SMDR dalam dua hari berturut-turut pada 29 dan 30 Januari 2026 dengan tujuan investasi.
Pada transaksi pertama, 29 Januari 2026, Bani membeli sebanyak 574.000 saham SMDR dengan harga Rp350. Sehari berselang, ia kembali menambah kepemilikan dengan membeli sebanyak 520.000 saham di harga Rp374. Seluruh transaksi dilakukan secara langsung tanpa perjanjian repurchase agreement.
Dengan dua transaksi tersebut, kepemilikan saham Bani di PT Samudera Indonesia Tbk meningkat dari sebelumnya 55.278.800 saham, kini menjadi 56.372.800 saham.
Meski jumlah saham bertambah, porsi kepemilikan atau hak suara Bani tercatat tetap di level 0,34 persen, baik sebelum maupun setelah transaksi.
Dalam keterbukaan informasi tersebut juga ditegaskan bahwa transaksi ini tidak menyebabkan perubahan pengendalian di tubuh SMDR. Bani menyatakan tidak memiliki status sebagai pengendali.
Adapun pada sesi I perdagangan Senin, 2 Februari 2026, saham SMDR terpantau tergelincir sebesar 7,94 persen atau 30 poin ke level Rp348.
Mengutip Stockbit, dalam satu pekan, saham SMDR melemah 9,84 persen dengan rentang pergerakan harga antara Rp302 hingga Rp398.
Secara year to date (YTD), saham emiten transportasi logistik ini masih melemah 11,22 persen. Koreksi juga tercatat pada periode satu bulan, dengan penurunan mencapai 11,22 persen. Pada periode ini, saham SMDR bergerak di kisaran Rp302 hingga Rp474.
Meski demikian, performa SMDR mulai menunjukkan pemulihan dalam rentang waktu menengah. Dalam periode tiga bulan, saham ini mencatatkan kenaikan 10,13 persen, disusul penguatan 5,45 persen dalam rentang enam bulan.
Sementara dalam waktu satu tahun, SMDR mencatatkan lonjakan signifikan sebesar 35,94 persen, bergerak dari level terendah Rp192 hingga puncak Rp474. (*)