KABARBURSA.COM — Aktivitas perdagangan sesi pagi Senin, 5 Januari 2026, diwarnai lonjakan tajam pada sejumlah saham papan pengembangan. Hingga menjelang pertengahan sesi, lima saham tercatat memimpin daftar top gainers dengan kenaikan harga dua digit, disertai peningkatan volume dan nilai transaksi.
Saham PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) mencatatkan penguatan paling besar. Harga AHAP bergerak naik ke level Rp159 per saham, melonjak 36 poin atau setara 29,27 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
Data perdagangan menunjukkan volume transaksi mencapai sekitar 283,15 juta saham, jauh melampaui rata-rata volume harian di kisaran 80,13 juta saham. Sejak awal sesi, pergerakan harga berlangsung agresif dan bertahan di area atas tanpa koreksi berarti.
Penguatan signifikan juga terjadi pada PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI). Saham ini naik 24 poin atau 26,09 persen ke posisi Rp116 per saham.
Aktivitas transaksi pada BIPI terpantau padat dengan volume sekitar 961,33 juta saham, hampir tiga kali lipat dari rata-rata volume hariannya yang berada di kisaran 380,61 juta saham. Grafik intraday menunjukkan kenaikan bertahap sejak pembukaan, dengan volatilitas yang relatif terjaga.
Sementara itu, PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) bergerak menguat ke level Rp590 per saham atau naik 118 poin setara 25,00 persen. Volume transaksi INET tercatat sekitar 707,78 juta saham.
Setelah lonjakan harga di awal perdagangan, pergerakan INET cenderung stabil dan bertahan di zona hijau hingga mendekati pukul 10.00 WIB.
Di papan yang sama, PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) turut mencatatkan kenaikan tajam. Harga DEFI melonjak 80 poin atau 24,54 persen ke level Rp406 per saham.
Volume transaksi saham ini relatif terbatas, sekitar 218.200 saham, namun pergerakan harga langsung terkunci di level atas sejak awal sesi dan minim fluktuasi.
Adapun PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) juga masuk jajaran saham penguat setelah naik 76 poin atau 24,52 persen ke posisi Rp386 per saham.
Volume transaksi PJHB tercatat sekitar 159,16 juta saham. Pergerakan harga sempat mengalami penyesuaian singkat di awal sesi sebelum kembali menguat dan bergerak stabil di rentang atas.
Secara keseluruhan, penguatan saham-saham tersebut berlangsung seiring meningkatnya intensitas transaksi pada sesi pagi. Hingga menjelang pertengahan sesi, saham-saham top gainers tersebut masih bertahan di zona hijau dengan pola pergerakan intraday yang relatif terkontrol. (*)