KABARBURSA.COM – Pergerakan Bitcoin pada perdagangan Jumat dini hari WIB, 6 Maret 2026, kembali berada dalam tekanan. Setelah sempat mencatat penguatan pada sesi sebelumnya, harga aset kripto terbesar di dunia tersebut kembali terkoreksi dan diperdagangkan di kisaran USD71.224,94.
Data perdagangan menunjukkan Bitcoin turun USD1.297,03 atau sekitar 1,79 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di USD72.521,97. Sepanjang sesi perdagangan, Bitcoin bergerak dalam rentang yang cukup lebar dengan level tertinggi USD73.588,24 dan level terendah USD70.357,49.
Pergerakan ini mencerminkan volatilitas yang masih tinggi pada pasar kripto global. Nilai transaksi yang tercatat mencapai sekitar 10.680 unit volume, menunjukkan aktivitas perdagangan yang tetap berlangsung aktif meskipun harga mengalami koreksi.
Jika dilihat dari grafik pergerakan harian, Bitcoin masih bergerak dalam tren korektif yang terbentuk sejak puncak harga pada akhir 2025. Setelah sempat berada di atas level USD120.000, harga secara bertahap mengalami penurunan dan kemudian bergerak konsolidasi di area USD65.000 hingga USD75.000 dalam beberapa pekan terakhir.
Pada awal Februari 2026, Bitcoin sempat mengalami tekanan tajam hingga mendekati area USD60.000 sebelum kembali bergerak stabil di kisaran USD70.000. Pergerakan dalam rentang tersebut menunjukkan fase konsolidasi setelah penurunan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.
Analisis Teknikal Bitcoin
Dari sisi indikator teknikal, sejumlah indikator menunjukkan sinyal yang beragam. Indikator Relative Strength Index (RSI) berada pada level 52,37 yang mencerminkan kondisi netral. Posisi ini menunjukkan momentum harga berada di tengah tanpa indikasi tekanan beli atau jual yang dominan.
Indikator Stochastic Oscillator berada pada level 93,11 yang masuk kategori overbought atau beli berlebih. Kondisi serupa juga terlihat pada indikator Stochastic RSI yang berada di level 85,79.
Sementara itu, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) berada pada level negatif -1.509,8 yang memberikan sinyal jual. Posisi ini menunjukkan momentum tren jangka pendek masih berada dalam tekanan.
Average Directional Index (ADX) berada pada level 23,60 yang menunjukkan adanya kekuatan tren moderat pada pergerakan harga. Sementara indikator Williams %R berada pada posisi -4,40 yang juga mencerminkan kondisi beli berlebih.
Commodity Channel Index (CCI) tercatat pada level 138,46 yang memberikan sinyal beli. Indikator Ultimate Oscillator berada pada level 60,26 dan juga menunjukkan sinyal beli.
Dari sisi volatilitas, indikator Average True Range (ATR) berada pada level 3.227,27 yang menunjukkan fluktuasi harga relatif tinggi dalam beberapa sesi terakhir.
Jika dilihat dari indikator tren, Rate of Change (ROC) berada pada level 4,68 yang memberikan sinyal beli. Indikator Bull/Bear Power juga menunjukkan nilai positif sebesar 3.985,45 yang menandakan adanya kekuatan beli dalam struktur pergerakan harga.
Sementara itu, indikator rata-rata pergerakan harga menunjukkan komposisi sinyal yang berimbang. Dari total indikator moving average, enam indikator memberikan sinyal beli dan enam indikator lainnya memberikan sinyal jual.
Ke Harga Berapa Bitcoin Bergerak?
Untuk periode jangka pendek, rata-rata pergerakan harga menunjukkan kecenderungan penguatan. Moving Average periode 5 hari berada di level sekitar USD70.394,8 untuk rata-rata sederhana dan USD70.247,7 untuk rata-rata eksponensial, keduanya memberikan sinyal beli.
Rata-rata 10 hari juga menunjukkan sinyal beli dengan posisi sekitar USD68.606,4 untuk rata-rata sederhana dan USD69.210,6 untuk rata-rata eksponensial. Sementara rata-rata 20 hari berada di kisaran USD67.855 untuk rata-rata sederhana dan USD69.316,4 untuk rata-rata eksponensial.
Namun pada periode yang lebih panjang, indikator menunjukkan tekanan tren. Moving Average 50 hari berada di kisaran USD75.397,8 untuk rata-rata sederhana dan USD73.894,4 untuk rata-rata eksponensial, keduanya memberikan sinyal jual.
Tekanan serupa juga terlihat pada rata-rata 100 hari yang berada di level sekitar USD82.725,5 serta rata-rata 200 hari yang berada di kisaran USD95.919,4. Kedua indikator tersebut masih memberikan sinyal jual.
Dari sisi level teknikal, titik pivot klasik menempatkan area keseimbangan harga pada level USD71.696,5. Level ini menjadi titik acuan pergerakan harga dalam perdagangan jangka pendek.
Untuk area support, level pertama berada di kisaran USD69.852,8. Support berikutnya berada di level USD68.818 dan USD66.974,4.
Sementara itu, area resistance pertama berada di kisaran USD72.731,3. Level resistance berikutnya berada di kisaran USD74.575 dan USD75.609,7.
Struktur pergerakan ini menunjukkan Bitcoin saat ini berada di sekitar area pivot utama dengan rentang pergerakan yang relatif sempit. Aktivitas perdagangan dalam beberapa sesi terakhir menunjukkan harga bergerak di antara area support dan resistance tersebut.(*)