Logo
>

Sektor Industri Dorong Rebound di Sesi I, IHSG di Level 8.330

Penguatan sektor industri dan cyclical menopang kenaikan indeks, sementara transportasi tertekan; IHSG kembali ke area konsolidasi 8.250–8.350 dengan transaksi Rp16,69 triliun.

Ditulis oleh Yunila Wati
Sektor Industri Dorong Rebound di Sesi I, IHSG di Level 8.330
IHSG kembali ke level 8.300 setelah sehari sebelumnya ditutup di level 8.200. (Foto: Dok KabarBursa)

KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi I perdagangan Rabu, 25 Februari 2026, di level 8.330,13 atau menguat 49,30 poin setara 0,60 persen dibandingkan penutupan sebelumnya 8.280,83. 

Sepanjang sesi, indeks bergerak dalam rentang 8.259,75 hingga 8.373,48, setelah sebelumnya dibuka di level 8.318,15.

Data perdagangan menunjukkan nilai transaksi pasar reguler mencapai Rp13,46 triliun dengan volume 290,57 juta lot dan frekuensi 1,74 juta kali. Secara keseluruhan, pasar mencatat nilai Rp16,69 triliun dengan volume 313,95 juta lot. 

Komposisi pergerakan saham memperlihatkan sebanyak 319 saham menguat. Adapun 329 saham melemah, dan sisanya stagnan. Hal ini mencerminkan distribusi yang relatif berimbang meski indeks berada di zona hijau.

Jika dilihat dari pergerakan intraday, IHSG sempat menguji area tertinggi di 8.373, sebelum mengalami tekanan hingga menyentuh level terendah 8.259. Setelah itu, indeks kembali bergerak stabil di atas 8.300 hingga penutupan sesi pertama. 

Posisi ini menempatkan IHSG kembali ke area konsolidasi 8.250–8.350 yang dalam beberapa hari terakhir menjadi zona keseimbangan harga.

Sektor Industri Pimpin Kenaikan

Secara sektoral, penguatan terbesar terjadi pada sektor industri yang naik 2,04 persen dan sektor cyclical yang menguat 1,93 persen. Sektor basic turut naik 1,56 persen dan sektor Kesehatan bertambah sebesar 1,23 persen. 

Hal serupa terjadi pada sektor energi yang menguat 0,65 persen. Begitu pula sektor finance naik 0,25 persen, property bertambah 0,21 persen, teknologi naik 0,20 persen, dan infrastruktur menguat 0,46 persen. Sektor non-cyclical bergerak tipis 0,04 persen. 

Satu-satunya sektor yang tertekan signifikan adalah transportasi yang turun 2,09 persen.

Indeks-indeks utama juga mencatatkan penguatan. LQ45 naik 0,87 persen ke level 844,93, Jakarta Islamic Index (JII) menguat 0,71 persen ke 568,10, IDX30 naik 0,92 persen ke 445,65, dan MNC36 bertambah 0,88 persen ke 347,32. 

Kenaikan indeks lapis utama ini menunjukkan kontribusi saham-saham berkapitalisasi besar terhadap penguatan IHSG pada sesi pagi.

BUMI, BIPI dan BUVA Transaksi Terbesar

Dari sisi aktivitas transaksi, saham BUMI, BIPI, dan BUVA tercatat sebagai tiga saham dengan nilai transaksi terbesar pada sesi I. Tingginya nilai transaksi pada saham-saham tersebut menunjukkan konsentrasi likuiditas berada pada kelompok saham energi dan pariwisata.

Melihat struktur pergerakan hingga akhir sesi pertama, IHSG bertahan di atas level pembukaan dan tetap berada di atas penutupan hari sebelumnya. Posisi harga yang kembali ke atas 8.300 setelah sempat turun ke 8.259 menunjukkan adanya respons beli di area bawah. 

Dengan rentang pergerakan 113 poin antara level terendah dan tertinggi sesi, volatilitas intraday tercatat meningkat dibandingkan rata-rata pergerakan harian dalam beberapa pekan terakhir.

IHSG Uji Area 8.350-8.370

Selanjutnya, pergerakan indeks akan ditentukan oleh kemampuan bertahan di atas area 8.300. Apabila indeks kembali menguji area 8.350–8.370, maka rentang atas sesi I berpotensi kembali menjadi area uji. 

Sebaliknya, apabila tekanan jual meningkat dan indeks turun di bawah 8.280, maka area 8.250 kembali menjadi level yang akan diuji intraday.

Data top gainers dan top losers pada sesi I tidak tercantum dalam data yang tersedia. Namun distribusi jumlah saham yang melemah lebih banyak dibandingkan yang menguat menunjukkan adanya rotasi sektor, dengan penguatan terkonsentrasi pada saham-saham tertentu sementara sebagian saham lain bergerak terkoreksi tipis.

Dengan posisi indeks di 8.330 pada akhir sesi pertama, arah pergerakan selanjutnya akan terlihat dari dinamika volume dan distribusi transaksi pada saham-saham berkapitalisasi besar pada sesi kedua perdagangan hari ini.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Yunila Wati

Telah berkarier sebagai jurnalis sejak 2002 dan telah aktif menulis tentang politik, olahraga, hiburan, serta makro ekonomi. Berkarier lebih dari satu dekade di dunia jurnalistik dengan beragam media, mulai dari media umum hingga media yang mengkhususkan pada sektor perempuan, keluarga dan anak.

Saat ini, sudah lebih dari 1000 naskah ditulis mengenai saham, emiten, dan ekonomi makro lainnya.

Tercatat pula sebagai Wartawan Utama sejak 2022, melalui Uji Kompetensi Wartawan yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dengan nomor 914-PWI/WU/DP/XII/2022/08/06/79