Logo
>

Siap Jemput Cuan? Sederet Emiten Konglomerat ini Cum Dividen Pekan Depan

Lantai bursa pekan depan diramaikan aksi cum dividen massal dari 25 emiten. Intip deretan saham milik konglomerat dengan penawaran yield paling tebal di sini.

Ditulis oleh Syahrianto
Siap Jemput Cuan? Sederet Emiten Konglomerat ini Cum Dividen Pekan Depan
Pasar modal bersiap menyambut pekan padat bagi para pemburu dividen. (Foto: Dok. Kabarbursa.com)

KABARBURSA.COM – Pasar modal bersiap menyambut pekan padat bagi para pemburu dividen. Mulai awal pekan depan, lantai bursa akan diramaikan oleh aksi massal deretan emiten besar yang secara serempak memasuki tanggal cum date atau batas akhir perdagangan saham untuk mendapatkan hak dividen.

Tidak tanggung-tanggung, rilis data pembagian keuntungan berjalan ini memuat 25 emiten dari berbagai sektor strategis. Menariknya, panggung pembagian dividen kali ini didominasi oleh perusahaan-perusahaan raksasa milik konglomerat papan atas Indonesia hingga grup multinasional yang menjanjikan nilai imbal hasil (dividend yield) tebal bagi para investor.

Bagi para trader dan dividend hunter, berikut adalah peta rincian jadwal operasional dan potensi keuntungan per saham yang wajib dicermati sepanjang pekan depan.

Banjir Emiten Raksasa di Awal Pekan

Hari Senin, 6 Juli 2026, menjadi titik puncak kepadatan bursa dengan masuknya deretan raksasa industri konsumsi, properti, hingga energi global.

Di posisi puncak daftar yield tertinggi, terdapat PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS) yang menawarkan dividend yield fantastis sebesar 10,00 persen dengan nilai dividen Rp60 per saham pada harga terakhir Rp600.

Per penutupan perdagangan hari ini, TRUS terpantau bergerak atraktif di lantai bursa menjelang tanggal cum date dividend yield tertingginya pekan depan. Pada perdagangan hari ini, saham TRUS ditutup melonjak signifikan sebesar 45 poin atau melesat 8,26 persen ke level Rp590 per lembar saham.

Saham TRUS dibuka pada level Rp550 dibandingkan harga penutupan sebelumnya di posisi Rp545. Sepanjang hari, harga saham bergerak fluktuatif dengan menyentuh level tertinggi (high) di angka Rp660 dan titik terendah (low) di level Rp550, dengan rata-rata harga transaksi tertimbang (average) bertengger di level Rp603. 

Total nilai transaksi (turnover) yang dibukukan TRUS tercatat mencapai Rp2 miliar yang melibatkan volume perdagangan sebesar 33,89 ribu lot saham melalui frekuensi perdagangan sebanyak 1.975 kali transaksi.

Di sektor properti, raksasa hunian milik Gurita Bisnis Grup Ciputra, PT Ciputra Development Tbk (CTRA), mencatatkan yield sangat atraktif sebesar 6,32 persen, yakni dividen Rp36, dibanding harga terakhir Rp570. 

Langkah ini disusul oleh konglomerasi otomotif dan investasi terbesar nasional milik Grup Astra, PT Astra International Tbk (ASII), yang memberikan yield 3,45 persen dengan nominal dividen Rp156 per saham.

Tidak ketinggalan, duo raksasa konsumsi terbesar di Indonesia milik Anthony Salim (Grup Salim) ikut membagikan THR bagi pemegang sahamnya. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatatkan yield 4,19 persen (dividen Rp290), sedangkan anak usahanya, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), mengunci yield 3,80 persen dengan dividen nominal Rp265 per saham.

Emiten besar lain di hari Senin yang patut diperhatikan adalah raksasa industri kaca PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) dengan yield 2,64 persen, emiten perkebunan kelapa sawit Grup Sampoerna PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) dengan yield 0,64 persen, serta emiten logistik energi premium PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) dengan yield 0,09 persen.

Kelompok Ritel dan Komoditas Penggerak Pasar

Memasuki hari Selasa, 7 Juli 2026, giliran emiten ritel elektronik terbesar nasional milik Grup Erajaya, PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), yang unjuk gigi. ERAA menjadi salah satu yang paling premium di harinya karena menawarkan yield tinggi sebesar 6,79 persen melalui pembagian dividen Rp25 pada harga pasar Rp368.

Di hari yang sama, raksasa kontraktor pertambangan yang terafiliasi dengan Grup Bakrie, PT Darma Henwa Tbk (DEWA), turut membagikan dividen Rp1,5 per saham dengan yield 0,48 persen. 

Konglomerasi otomotif terkemuka Grup Indomobil melalui PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) juga ikut serta dengan mencatatkan yield 0,50 persen. 

Emiten industri logam PT Radiant Utama Interinsco Tbk (RUIS) pun memberikan kejutan dengan performa yield menengah yang cukup tebal di angka 3,31 persen.

Penutupan Manis dari Sektor Nikel

Rentetan pesta dividen pekan depan akan ditutup pada hari Rabu, 8 Juni 2026, yang dipimpin langsung oleh emiten hilirisasi nikel raksasa milik konglomerat Harita Group, PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL). NCKL mengunci daya tarik investor dengan yield tebal sebesar 4,99 persen lewat pembagian dividen Rp42,64 per lembar saham.

Selain NCKL, emiten infrastruktur PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) juga menjadi bintang di hari Rabu dengan torehan yield tinggi sebesar 7,32 persen (dividen Rp60, harga Rp820). 

Sementara emiten multi-sektor PT Multi Indocitra Tbk (MICE) melengkapi penutupan dengan yield sebesar 2,00 persen.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Syahrianto

Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.