KABARBURSA.COM – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (SURGE) dengan kode saham WIFI kembali memperkuat pengembangan infrastruktur digital nasional melalui kerja sama strategis dengan perusahaan semikonduktor global ASR Microelectronics. Kolaborasi terbaru ini difokuskan pada pengembangan perangkat 5G Fixed Wireless Access (FWA) berbasis chipset ASR1901 yang beroperasi pada spektrum 1,4 GHz guna mempercepat penetrasi layanan broadband tetap di Indonesia.
Kerja sama tersebut diumumkan dalam ajang Mobile World Congress (MWC) Barcelona 2026 pada 3 Maret 2026. Dalam proyek ini, sejumlah perangkat 5G Customer Premises Equipment (CPE) berbasis platform ASR1901 telah memasuki tahap produksi massal dan mulai digunakan pada jaringan 5G FWA yang dikembangkan oleh SURGE.
Melalui anak usahanya, PT Telemedia Komunikasi Pratama, SURGE sebelumnya telah memperoleh spektrum frekuensi 1,4 GHz untuk wilayah regional 1 yang meliputi Jawa, Maluku, dan Papua. Spektrum ini menjadi fondasi penting dalam pengembangan jaringan 5G FWA yang memungkinkan distribusi internet tetap tanpa perlu pembangunan jaringan serat optik secara masif.
Pemanfaatan teknologi Fixed Wireless Access dinilai mampu mempercepat perluasan jaringan internet, terutama di wilayah yang belum terjangkau infrastruktur fiber. Dengan teknologi ini, akses broadband dapat disalurkan langsung ke rumah tangga maupun pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah menggunakan perangkat penerima sinyal atau CPE.
Kerja sama antara SURGE dan ASR telah berlangsung sekitar satu setengah tahun dan berfokus pada pembangunan ekosistem jaringan n50 untuk layanan 5G FWA berbasis frekuensi 1,4 GHz. Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari pengembangan program Internet Rakyat yang ditujukan untuk menghadirkan layanan internet cepat dengan harga terjangkau bagi masyarakat luas.
Sejak pra-registrasi dibuka pada November 2025, program Internet Rakyat telah mencatatkan lebih dari 1,1 juta calon pelanggan. Layanan tersebut kemudian resmi diluncurkan secara komersial pada 19 Februari 2026 sebagai bagian dari upaya mempercepat pemerataan konektivitas digital di Indonesia.
Direktur PT Solusi Sinergi Digital Tbk sekaligus Presiden Direktur PT Telemedia Komunikasi, Shannedy Ong mengatakan kolaborasi dengan ASR merupakan langkah strategis untuk memastikan teknologi 5G dapat diimplementasikan secara nyata dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami ingin membawa teknologi 5G berperforma tinggi ke rumah, bisnis, dan komunitas nyata. Kemitraan dengan ASR membuktikan bahwa teknologi 5G FWA bukan hanya konsep, tetapi dapat mempercepat inklusi digital dan membuka peluang baru bagi masyarakat,” ujar Shannedy Ong.
Ia menjelaskan jaringan tersebut diharapkan mampu memperluas akses pendidikan digital bagi pelajar serta membantu pelaku usaha kecil menjangkau pasar yang lebih luas melalui konektivitas internet yang stabil dan terjangkau.
Dari sisi teknologi, chipset ASR1901 dirancang untuk mendukung jaringan 5G generasi terbaru dengan standar 3GPP Release 16 serta kompatibel dengan arsitektur jaringan Standalone dan Non Standalone. Platform ini dioptimalkan untuk layanan broadband tetap sehingga mampu menghadirkan koneksi internet yang stabil, berkecepatan tinggi, dan mudah dikembangkan dalam skala besar.
Chipset tersebut juga telah digunakan oleh sejumlah perusahaan teknologi global seperti Quectel, SIMCom, Wewins, dan Notion yang memproduksi berbagai perangkat terminal untuk ekosistem 5G FWA. Kehadiran ekosistem perangkat ini dinilai penting untuk mempercepat adopsi layanan broadband berbasis 5G di berbagai negara.
Melalui kerja sama ini, SURGE dan ASR menargetkan perluasan jaringan internet yang lebih cepat dan efisien di Indonesia. Pengembangan teknologi 5G FWA diharapkan dapat mempercepat penetrasi broadband nasional, mengurangi kesenjangan digital, serta mendorong pertumbuhan ekonomi digital di berbagai sektor mulai dari pendidikan, perdagangan, hingga layanan publik.(*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.