Logo
>

TRIN Gandeng Artotel, Potensi Recurring Revenue Rp1,5 Triliun

MoU pengembangan hotel di proyek TRIN dan TRUE dibidik memperkuat ekosistem kawasan serta menciptakan sumber pendapatan berulang jangka panjang.

Ditulis oleh Syahrianto
TRIN Gandeng Artotel, Potensi Recurring Revenue Rp1,5 Triliun
Kerja sama ini berpotensi menghasilkan recurring revenue hingga Rp1,5 triliun dalam 10 tahun. (Foto: Dok. Triniti PropertI)

KABARBURSA.COM – PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) menandatangani nota kesepahaman dengan Artotel Group untuk pengembangan hotel di sejumlah proyek TRIN dan PT True Land (TRUE). Kerja sama ini berpotensi menghasilkan recurring revenue hingga Rp1,5 triliun dalam 10 tahun.

Co-Founder & Group CEO Triniti Land Group, Ishak Chandra, menyatakan kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkaya ekosistem proyek yang dikembangkan perseroan. 

“Kolaborasi ini merupakan langkah strategis bagi kami untuk memperkaya ekosistem di proyek-proyek yang kami kembangkan. Kehadiran operator hotel dengan konsep yang kuat dan berbeda seperti Artotel Group akan memberikan added value serta meningkatkan daya saing kawasan,” ujar Ishak dalam keterangan resmi, dikutip Kamis, 26 Februari 2026.

Penandatanganan MoU dilakukan pada 24 Februari 2026 sebagai tahap awal kolaborasi strategis antara TRIN, TRUE, dan Artotel Group. 

Kerja sama tersebut mencakup perencanaan, pengembangan, serta pengelolaan hotel di sejumlah proyek yang memiliki potensi pasar hospitality kuat.

Dalam tahap awal, Artotel Group akan terlibat pada proyek-proyek yang tengah dan akan dikembangkan oleh TRIN dan TRUE. Integrasi ini diarahkan untuk menyinergikan konsep pengembangan kawasan properti dengan pengalaman Artotel dalam mengelola jaringan hotel butik dan gaya hidup modern.

Berdasarkan keterangan manajemen, potensi recurring income dari kolaborasi ini diperkirakan mencapai Rp1,5 triliun dalam kurun waktu 10 tahun. Skema tersebut diharapkan memperkuat struktur pendapatan berulang di luar penjualan unit properti.

Founder & CEO Artotel Group, Erastus Radjiman, menyampaikan pihaknya melihat TRIN dan TRUE sebagai mitra strategis dengan portofolio proyek menjanjikan. 

“Kami berharap kerja sama ini dapat menghadirkan pengalaman menginap yang berbeda melalui konsep hotel yang unik, modern, dan relevan dengan karakter setiap kawasan yang dikembangkan,” ujar Erastus.

Artotel Group saat ini mengelola lebih dari 100 hotel dengan lebih dari 10.000 kamar di berbagai kota di Indonesia. Portofolionya mencakup brand ARTOTEL, DAFAM, MAXONE, serta sejumlah waralaba internasional seperti Golden Tulip dan Royal Tulip.

Kolaborasi ini diarahkan untuk meningkatkan nilai kawasan melalui kehadiran fasilitas hospitality terintegrasi. Manajemen menyebut opsi hotel tidak hanya berfungsi sebagai akomodasi, tetapi juga sebagai destinasi gaya hidup yang memperkuat daya tarik proyek secara keseluruhan.

Ke depan, kedua pihak akan melanjutkan pembahasan teknis dan studi kelayakan untuk menyesuaikan pengembangan hotel dengan karakter dan potensi pasar masing-masing lokasi. 

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pengembangan properti terintegrasi yang adaptif terhadap kebutuhan pasar.

Kerja sama ini menandai ekspansi TRIN ke sektor hospitality secara lebih terstruktur. Integrasi operator hotel dalam kawasan proyek menjadi salah satu pendekatan untuk membangun sumber pendapatan berulang jangka panjang seiring pengembangan portofolio properti. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Syahrianto

Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.