KABARBURSA.COM – PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp42,76 miliar untuk tahun buku 2025.
Nilai tersebut setara Rp12,28 per saham yang akan dibagikan kepada pemegang saham.
Manajemen WOMF menyampaikan bahwa pembagian dividen tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).
“Perseroan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 dengan nilai maksimal sebesar Rp42.765.791.444 atau setinggi-tingginya 30 persen dari laba bersih,” sebagaimana tercantum dalam keterbukaan informasi, dikutip Jumat, 3 April 2026.
Dengan keputusan tersebut, setiap pemegang saham akan menerima dividen sebesar Rp12,28 per saham. Pembagian ini mengacu pada laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp142,55 miliar sepanjang 2025.
Jadwal pembagian dividen telah ditetapkan dengan tanggal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 8 April 2026. Sementara itu, tanggal ex dividen ditetapkan pada 9 April 2026 untuk pasar reguler dan negosiasi.
Adapun cum dividen di pasar tunai jatuh pada 10 April 2026, dengan ex dividen pada 13 April 2026. Tanggal daftar pemegang saham (recording date) ditetapkan pada 10 April 2026.
Pembayaran dividen kepada pemegang saham dijadwalkan pada 4 Mei 2026. Distribusi dividen akan dilakukan melalui PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) bagi pemegang saham yang berada dalam penitipan kolektif.
Sementara itu, pemegang saham yang masih menggunakan warkat akan menerima pembayaran melalui transfer langsung ke rekening bank masing-masing.
Perseroan juga menyatakan bahwa pembagian dividen ini akan dikenakan pajak sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku.
Total dividen yang dibagikan setara maksimal 30 persen dari laba bersih Perseroan. Tidak terdapat pembagian dividen interim sebelumnya dalam tahun buku yang sama.
Selain pembagian dividen, WOMF mencatat total ekuitas sebesar Rp1,98 triliun hingga akhir 2025. Sementara saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat sebesar Rp1,37 triliun.
Keputusan pembagian dividen ini menjadi bagian dari hasil RUPS Tahunan yang digelar pada 30 Maret 2026.
Perseroan juga menegaskan bahwa seluruh proses pembagian dividen dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di pasar modal Indonesia.(*)