KABARBURSA.COM - PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK), yang mengelola kawasan Balikpapan Superblock (BSB) di Balikpapan, Kalimantan Timur, mencatat laba bersih sebesar Rp39 miliar pada tahun 2023.
Menurut laporan dari Direktur BSBK, Daniel Wirawan, perseroan berhasil mencatatkan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp347 miliar, meningkat 31 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp265 miliar. Seperti dalam keterangan resmi di Jakarta, 19 April 2024.
Dari segmen penjualan, perseroan mencatat kenaikan sebesar 60 persen, sementara dari segmen pendapatan sewa mengalami peningkatan sebesar 27 persen.
Peningkatan ini disebabkan oleh berakhirnya pandemi COVID-19 dan dampak dari pembangunan Ibu Kota Nusantara.
Peningkatan penjualan dan pendapatan usaha berhasil mendorong laba usaha naik pada tahun 2023 menjadi Rp110 miliar, tumbuh 38,71 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp79 miliar.
Hal ini juga membantu meningkatkan laba bersih perseroan sebesar Rp39 miliar pada 2023, yang melonjak 895,81 persen dibandingkan dengan Rp3 miliar pada 2022.
Daniel menjelaskan bahwa peningkatan laba bersih ini disebabkan oleh peningkatan kinerja operasional dan efisiensi beban keuangan yang telah dilakukan oleh perseroan.
Total aset perseroan pada tahun 2023 mencapai Rp2.494 miliar, dengan total utang berhasil diturunkan dari Rp875 miliar menjadi Rp808 miliar.
Total ekuitas perseroan pada tahun 2023 mencapai Rp1.686 miliar, naik 2,41 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Daniel menyatakan bahwa solidnya kinerja mendorong manajemen BSBK untuk terus melakukan ekspansi guna memperkuat lini usaha.
Perseroan berencana untuk melakukan pra peluncuran Apartemen Sapphire pada tahun 2024, dengan 212 unit dan fasilitas modern seperti pusat kebugaran, kolam renang infinity, ruang serbaguna, taman bermain anak, dan ruang yoga.
Perseroan berharap dapat mencapai penjualan total sebesar Rp500 miliar dari proyek ini.
BSBK merupakan pengelola kawasan komersial terpadu dengan fasilitas lengkap di Provinsi Kalimantan Timur, termasuk pusat perbelanjaan, hotel, sekolah internasional, dan tempat rekreasi.
Pada tahun 2023, perseroan telah menambahkan 41 kamar untuk Pentacity Hotel, dengan rencana penambahan 53 kamar lagi pada tahun 2024.
Perseroan juga berhasil meningkatkan okupansi Mall Pentacity dan Mall Ewalk, dengan okupansi Mall Pentacity mencapai 86,81 persen dan Mall Ewalk mencapai 95,53 persen pada tahun 2023.
Untuk tahun ini, perseroan berencana meningkatkan okupansi Mall Pentacity menjadi 90 persen dan Mall Ewalk menjadi 99,5 persen, dengan harapan dapat menarik lebih banyak warga Balikpapan dan kota sekitarnya di Kalimantan Timur.