KABARBURSA.COM - BYD terus memperluas portofolio kendaraan listriknya dengan kehadiran model baru. Calon mobil listrik baru BYD kedapatan sudah melintas di jalan namun masih ditutupi kamuflase.
Media Tiongkok CarNewsChina melaporkan, mobil listrik BYD bernama Yuan Max ini bakal segera mengaspal di pasar otomotif China. BYD Yuan Max tertangkap kamera tengan diuji jalan menjelang peluncuran resminya.
Secara posisi pasar, kehadiran BYD Yuan Max bakal mengisi celah antara Yuan Plus atau Atto 3 yang jadi nama model globalnya, serta Song Plus yang lebih dikenal sebagai BYD Sealion 6. Dua model tersebut sudah lebih dulu dipasarkan oleh raksasa otomotif China tersebut.
Oleh karena itu, BYD Yuan Max menjadi model terbaru dalam lini Yuan di China. Lebih lanjut Yuan Max diproyeksikan sebagai model terbesar dalam lini tersebut untuk pasar Tiongkok.
Berdasarkan spyshoot atau foto mata-mata yang dibagikan Autohome pada 30 Desember lalu, Yuan Max tetap mempertahankan DNA desain khas Dynasty Series dari BYD.
Menengok eksteriornya, lampu depan SUV listrik BYD ini tampak memanjang berpadu dengan grill yang disertai kisi udara berukuran besar membentuk trapesium.
Tampilan tersebut seolah menciptakan kesan tegas serta futuristik. Kemudian eksterior BYD Yuan Max juga dilengkapi desain gagang pintu yang mengikuti standar baru Tiongkok dengan pelepasan mekanis dan ruang pengoperasian untuk tangan pemilik kendaraan.
Fitur lain yang tampak antara lain kaca spion konvensional, rak pada atap, kamera pemantau Blind Spot di fender depan, serta garis atap melengkung tipis yang memberi kesan lebih aerodinamis.
Namun, perlu diketahui, BYD China sejauh ini belum merilis spesifikasi resmi Yuan Max. Hanya saja proporsi bodinya berada di tengag BYD Atto 3 dan Sealion 6. Sebagai catatan, Atto 3 memiliki panjang 4.455 mm, sedangkan Sealion 6 mencapai 4.775 mm. Artinya dimensi SUV baru BYD bakal di tengah keduanya.
Melihat bodinya, kini muncul spekulasi bahwa BYD Yuan Max berpeluang hadir dengan opsi tiga baris kursi untuk membawa lebih banyak penumpang layaknya MPV. Secara proporsi bodi, Yuan Max juga terlihat mirip dengan BYD Sealion 05 yang telah lebih dulu meluncur di China.
Keduanya memiliki desain kaca samping yang serupa. Tapi Sealion 05 memiliki dimensi panjang 4.520 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi 1.630 mm.
Sehingga BYD Yuan Max diduga kuat merupakan model kembar beda lini dengan basis Sealion 05 yang dikembangkan.
Masuk ke sektor kabin, BYD Yuan Max mengusung setir baru berbentuk double D dengan dua palang, lengkap dengan emblem Yuan di bagian tengah.
Tersemat panel instrumen LCD berukuran kecil dan tuas persneling tersembunyi di balik setir, sementara layar sentuh mengambang pada komponen head unit dapat diputar sesuai preferensi pengendara.
Sementara konsol tengahnya dirancang lebih fungsional dengan kompartemen lebih besar, fitur pengecasan ponsel nirkabel, beberapa tombol fisik, serta dua cup holder untuk menaruh minuman.
Bicara performa, BYD Yuan Max diperkirakan mengadopsi sistem penggerak listrik terbaru BYD yang juga digunakan pada Sealion 05 EV.
Jika mengacu model tersebut, Yuan Max akan dibekali motor listrik berdaya 140 kW atau setara 188 HP dengan penggerak roda belakang.
Motornya dipadukan dengan baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) kapasitas 50 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 430 km berdasarkan pengujian CLTC.
Sealion 05 memiliki varian dengan performa lebih tinggi yang menawarkan daya 160 kW atau 215 HP, dengan baterai 60,9 kWh yang diklaim mampu menjangkau 520 km (CLTC) dalam sekali pengisian.
Jika spesifikasi ini diterapkan pada Yuan Max, maka SUV ini berpotensi menjadi opsi menarik di segmen SUV listrik menengah, terutama bagi konsumen yang menginginkan ruang kabin lega. (*)