Logo
>

Gran Max Kuasai 53 Persen Penjualan Daihatsu pada Juni 2026

Gran Max Series menyumbang lebih dari separuh penjualan Daihatsu pada Juni 2026, didorong meningkatnya aktivitas UMKM dan permintaan kendaraan niaga ringan.

Ditulis oleh Citra Dara Vresti Trisna
Gran Max Kuasai 53 Persen Penjualan Daihatsu pada Juni 2026
Ilustrasi Daihatsu Gran Max kuasai sebagian besar pasar kendaraan niaga. Foto: dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM – Penjualan kendaraan niaga Gran Max Series menjadi motor utama pertumbuhan penjualan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) pada Juni 2026.

Lonjakan penjualan model ini sejalan dengan peningkatan aktivitas pelaku usaha, terutama di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang selama ini menjadi pengguna utama kendaraan komersial ringan.

Berdasarkan data perusahaan, penjualan ritel Daihatsu pada Juni 2026 mencapai 12.725 unit, meningkat 27 persendibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 10.001 unit. Kinerja tersebut ditopang oleh kenaikan penjualan sejumlah model, dengan Gran Max Series mencatat pertumbuhan tertinggi hingga 57 persen secara tahunan. 

Sepanjang Juni, Gran Max Series membukukan penjualan 6.694 unit, terdiri atas 4.338 unit Gran Max Pick Up dan 2.356 unit Gran Max Mini Bus. Angka tersebut berkontribusi sekitar 53 persen terhadap total penjualan ritel Daihatsu pada bulan lalu, menjadikannya model terlaris dalam portofolio perusahaan. 

Dominasi kendaraan niaga dalam struktur penjualan tersebut menunjukkan permintaan dari sektor usaha masih menjadi penopang utama pasar otomotif nasional.

Kendaraan seperti Gran Max umumnya digunakan untuk mendukung aktivitas distribusi barang, logistik skala kecil, hingga operasional UMKM di berbagai daerah.

Bagaimana Potensi Kendaraan Penumpang Daihatsu?

Selain Gran Max, segmen kendaraan penumpang juga masih memberikan kontribusi signifikan. LCGC Daihatsu, yakni Sigra dan Ayla, mencatat penjualan gabungan 3.794 unit atau sekitar 30 persen dari total penjualan ritel. Sementara Terios membukukan 1.210 unit atau sekitar 10 persen, sedangkan model lain seperti All New Xenia, Rocky, Rocky HEV, Sirion, dan Luxio secara keseluruhan menyumbang 1.027 unit atau sekitar 8 persen. 

Secara keseluruhan, beberapa model Daihatsu juga membukukan pertumbuhan positif dibandingkan Juni 2025. Selain Gran Max yang melonjak 57 persen, Luxio tumbuh 52 persen, All New Xenia naik 7 persen, segmen LCGC Daihatsumeningkat 4 persen, sementara Terios masih mencatat pertumbuhan 2 persen. Di sisi lain, Daihatsu juga menyebut Rocky Hybrid mulai memperoleh respons positif sejak dipasarkan di Indonesia. 

Marketing Director & Corporate Function Director PT Astra Daihatsu Motor, Rokky Irvayandi, mengatakan pertumbuhan penjualan tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus menghadirkan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Pertumbuhan penjualan pada Juni ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan produk dan layanan yang semakin relevan sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia. Kami berkomitmen untuk memastikan pelanggan dapat merasakan kemudahan sejak proses pembelian, perawatan kendaraan, hingga saat menjual kembali kendaraan mereka yang didukung jaringan luas yang tersebar di seluruh Indonesia dalam menikmati pengalaman berkendara yang nyaman dan memberikan peace of mind," ujar Rokky Irvayandi dalam keterangan tertulis, Jumat, 3 Juli 2026. 

Perseroan menambahkan, strategi perusahaan tetap berfokus menyediakan kendaraan yang terjangkau, efisien dalam konsumsi bahan bakar, memiliki biaya kepemilikan yang ekonomis, durabilitas yang teruji, serta nilai jual kembali yang kompetitif agar tetap sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Citra Dara Vresti Trisna

Citra Dara Vresti Trisna adalah Asisten Redaktur KabarBursa.com yang memiliki spesialisasi dalam analisis saham dan dinamika pasar modal. Dengan ketelitian analitis dan pemahaman mendalam terhadap tren keuangan, ia berperan penting dalam memastikan setiap publikasi redaksi memiliki akurasi data, konteks riset, dan relevansi tinggi bagi investor serta pembaca profesional. Gaya kerjanya terukur, berstandar tinggi, dan berorientasi pada kualitas jurnalistik berbasis fakta.