KABARBURSA.COM - Langkah Tesla meluncurkan Model 3 versi hemat di Korea Selatan. Tesla versi murah ini disebut-sebut menandai pergeseran strategi harga di pasar Asia.
Alih-alih menonjolkan inovasi produk, peluncuran ini memperlihatkan upaya Tesla menekan harga jual secara agresif melalui pemangkasan fitur dan pemanfaatan basis produksi di Shanghai, yang menghasilkan harga pasca-subsidi terendah di dunia untuk kendaraan Tesla baru.
Versi entry-level Model 3 tersebut dibanderol 41,99 juta won Korea atau sekitar 198.000 yuan (Rp476 jutaan). Setelah subsidi pemerintah, harga kendaraan ini turun menjadi di bawah 180.000 yuan atau sekitar 25.700 dolar AS (Rp432 jutaan).
Harga tersebut lebih rendah dibandingkan varian Long Range Rear-Wheel Drive yang sebelumnya dijual di Korea Selatan dengan banderol 52,99 juta won atau sekitar 250.000 yuan (Rp601 jutaan), menciptakan selisih harga sekitar 50.000 yuan antara kedua varian.
Model 3 versi hemat ini diproduksi di Gigafactory Tesla di Shanghai. Dengan basis produksi tersebut, peluncuran model serupa di Tiongkok daratan diperkirakan semakin dekat.
Ketika kendaraan ini dipasarkan di Tiongkok, harganya berpotensi lebih rendah seiring hilangnya biaya logistik lintas negara.
Penurunan harga tersebut diikuti dengan pengurangan sejumlah fitur dibandingkan versi standar. Jarak tempuh kendaraan berkurang dari 583 kilometer menjadi 382 kilometer.
Performa akselerasi juga berubah, dengan catatan 0–100 kilometer per jam meningkat dari 5,2 detik menjadi 6,2 detik. Pilihan velg dibatasi hanya pada ukuran 18 inci.
Pada bagian interior, model ini menggunakan pelapis kain dengan satu pilihan warna hitam. Sistem infotainment depan tidak lagi dilengkapi fungsi radio.
Pengaturan roda kemudi dan jok depan beralih dari elektrik menjadi manual. Jok depan masih memiliki fitur pemanas, namun ventilasi dihilangkan, sementara pemanas jok belakang tidak lagi tersedia.
Pengurangan fitur lainnya meliputi penghapusan layar belakang berukuran 8 inci dan kontrol iklim independen. Jumlah pengeras suara dikurangi dari sembilan menjadi tujuh unit.
Pencahayaan sekitar serta lampu pada kompartemen penyimpanan pintu juga dihilangkan. Spion luar tetap dapat diatur secara elektrik, namun tidak lagi dilengkapi fungsi anti-silau.
Dengan kombinasi harga yang ditekan dan fitur yang disederhanakan, Model 3 versi hemat di Korea Selatan mencerminkan pendekatan baru Tesla dalam menawarkan kendaraan listrik dengan harga lebih terjangkau di Asia, seiring pemanfaatan efisiensi produksi dari fasilitas manufakturnya di Shanghai.(*)