Logo
>

Ini Penyebab Tarif 45 Persen Gagal Bendung Serbuan EV China

Kendaraan listrik China terus mendominasi Eropa meski tarif impor tinggi diberlakukan. Pangsa pasar naik dari 2,5 persen ke 7 persen hanya dalam setahun.

Ditulis oleh Citra Dara Vresti Trisna
Ini Penyebab Tarif 45 Persen Gagal Bendung Serbuan EV China
Ilustrasi mobil-mobil China yang diekspor ke Eropa. Foto: dok KabarBursa.com

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM – Pangsa pasar kendaraan listrik (EV) buatan China di Eropa terus meningkat meski Uni Eropa telah memberlakukan tarif impor tinggi hingga 45 persen.

    Data penjualan menunjukkan, kontribusi mobil buatan China di pasar Eropa naik dari sekitar 2,5 persen pada 2024 menjadi sekitar 7 persen pada akhir 2025, dengan hampir satu dari setiap 10 mobil yang terjual di Inggris menggunakan merek China.

    Kenaikan pangsa pasar tersebut terjadi di tengah kebijakan tarif Uni Eropa yang diperkenalkan sekitar 18 bulan lalu untuk melindungi produsen otomotif dalam negeri dari masuknya EV murah asal China.

    Tarif tersebut bervariasi antar merek, bergantung pada besaran bantuan keuangan yang dinilai diterima masing-masing perusahaan dari pemerintah China.

    CarNewsChina melaporkan, penetrasi merek-merek China tetap berlanjut. Selain kendaraan listrik murni, model hibrida buatan China yang tidak dikenakan tarif, mencatat penjualan yang kuat di sejumlah negara Eropa dan turut mendorong peningkatan pangsa pasar.

    Di sisi lain, kebijakan tarif tersebut juga berdampak pada produsen Barat yang memproduksi kendaraan di China untuk pasar Eropa. Mobil seperti BMW iX3 yang diproduksi di China dan diekspor ke Eropa ikut terkena bea masuk. Volvo bahkan memindahkan produksi SUV listrik EX30 untuk pasar Eropa dari China ke Belgia guna menghindari tarif.

    Perkembangan ini terjadi saat Uni Eropa tengah mempertimbangkan penyesuaian kebijakan. Alih-alih mempertahankan tarif tinggi, para pejabat Uni Eropa sedang mengkaji skema penetapan harga minimum untuk impor kendaraan dari Asia.

    Skema ini akan meminta produsen China mengajukan proposal harga yang dinilai cukup untuk mengimbangi dampak subsidi dan memberikan efek setara dengan bea masuk.

    Sementara pembahasan kebijakan masih berlangsung, data penjualan menunjukkan bahwa kehadiran kendaraan buatan China di pasar Eropa terus bertambah.

    Pangsa pasar yang meningkat tersebut menandakan bahwa, hingga saat ini, hambatan dagang belum menghentikan laju penjualan merek-merek China di kawasan tersebut.(*)

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Citra Dara Vresti Trisna

    Citra Dara Vresti Trisna adalah Asisten Redaktur KabarBursa.com yang memiliki spesialisasi dalam analisis saham dan dinamika pasar modal. Dengan ketelitian analitis dan pemahaman mendalam terhadap tren keuangan, ia berperan penting dalam memastikan setiap publikasi redaksi memiliki akurasi data, konteks riset, dan relevansi tinggi bagi investor serta pembaca profesional. Gaya kerjanya terukur, berstandar tinggi, dan berorientasi pada kualitas jurnalistik berbasis fakta.