Logo
>

Isi Daya EV Sekarang Cuma 5 Menit, Kenapa Belum Bisa Diproduksi Massal?

Teknologi charging EV makin cepat hingga 5 menit, namun implementasi massal masih terkendala karena beberapa masalah.

Ditulis oleh Citra Dara Vresti Trisna
Isi Daya EV Sekarang Cuma 5 Menit, Kenapa Belum Bisa Diproduksi Massal?
Ilustrasi pengisian daya mobil listrik. Foto: dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM – Teknologi pengisian daya kendaraan listrik (EV) semakin cepat. Namun, implementasi di lapangan belum sepenuhnya siap mendukung adopsi massal.

Hal ini terlihat dari capaian terbaru Lynk & Co yang mencatat waktu pengisian sangat singkat meski masih bergantung pada infrastruktur khusus.

Berdasarkan data uji resmi, Lynk & Co 10 mampu mengisi daya dari 10-70 persen dalam 4 menit 22 detik, dari 10-80 persen dalam 5 menit 32 detik, dan dari 10-97 persen dalam 8 menit 42 detik.

Capaian ini melampaui teknologi pengisian cepat milik BYD yang mencatat 5 menit untuk 10-70 persen dan 9 menit untuk 10-97 persen.

Dalam pengujian tersebut, daya pengisian puncak mencapai 1100kW dan tetap berada di atas 500kW bahkan setelah baterai melewati 80 persen state of charge (SOC).

Kendati demikian, pengujian dilakukan menggunakan platform pengisian cepat megawatt V4 milik Zeekr. Hingga saat ini, belum ada informasi terkait jadwal peluncuran massal untuk teknologi pengisian daya tersebut.

Zeekr sendiri telah mengembangkan jaringan pengisian daya yang cukup luas. Hingga akhir Februari 2026, jaringan yang dibangun oleh Geely telah mencakup 2.103 stasiun pengisian dan 10.212 titik charger di 215 kota.

Infrastruktur tersebut meliputi 6.269 stasiun di area layanan jalan raya, 1.216 stasiun pengisian ultra cepat 800V, serta 5.468 charger ultra cepat.

Di sisi lain, BYD juga terus memperluas jaringan pengisian daya. Perusahaan tersebut telah memasang stasiun pengisian cepat megawatt ke-5.000 dan menargetkan pembangunan hingga 20.000 stasiun pada akhir tahun.

Teknologi pengisian ultra cepat yang digunakan dalam pengujian Lynk & Co memanfaatkan platform Zeekr yang dirilis tahun lalu. Sistem ini memiliki daya puncak hingga 1300kW dan arus maksimum 1300A, serta dilengkapi pendingin cair untuk mengatasi panas akibat daya tinggi.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa teknologi pengisian daya EV terus mengalami kemajuan signifikan. Namun, kesiapan infrastruktur dan distribusi teknologi masih menjadi faktor penting dalam mendukung penerapan secara luas di pasar.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Citra Dara Vresti Trisna

Citra Dara Vresti Trisna adalah Asisten Redaktur KabarBursa.com yang memiliki spesialisasi dalam analisis saham dan dinamika pasar modal. Dengan ketelitian analitis dan pemahaman mendalam terhadap tren keuangan, ia berperan penting dalam memastikan setiap publikasi redaksi memiliki akurasi data, konteks riset, dan relevansi tinggi bagi investor serta pembaca profesional. Gaya kerjanya terukur, berstandar tinggi, dan berorientasi pada kualitas jurnalistik berbasis fakta.