KABARBURSA.COM – Raksasa otomotif Tiongkok, BYD, mengajukan pendaftaran sub-merek baru bernama Linghui ke Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) Tiongkok.
Pengajuan tersebut mencakup logo merek serta empat model awal, yakni Linghui e5, Linghui e7, Linghui e9, dan Linghui M9, yang seluruhnya dibangun di atas platform kendaraan BYD yang sudah ada.
CarNewsChina melaporkan, sub-merek Linghui tidak mengembangkan platform baru, melainkan memanfaatkan basis model BYD yang telah diproduksi sebelumnya.
Linghui e9 berbasis BYD Han, Linghui e7 mengadopsi bahasa desain dan arsitektur serupa, Linghui e5 berbasis BYD Qin Plus EV, sementara Linghui M9 dikembangkan dari BYD Xia dengan penyesuaian untuk merek baru tersebut.
Linghui e9 memiliki dimensi panjang 4.995 mm, lebar 1.940 mm, dan tinggi 1.495 mm, dengan jarak sumbu roda 2.920 mm. Model ini tersedia dalam dua pilihan motor listrik dengan daya maksimum 135 kW dan 150 kW.
Sementara itu, Linghui e7 berukuran panjang 4.780 mm, lebar 1.900 mm, dan tinggi 1.515 mm, serta ditawarkan dengan opsi motor 100 kW dan 130 kW.
Linghui e5, yang berbasis Qin Plus EV, memiliki panjang 4.805 mm, lebar 1.837 mm, dan tinggi 1.530 mm, dengan jarak sumbu roda 2.718 mm.
Model ini dibekali satu motor listrik berdaya maksimum 100 kW. Adapun Linghui M9 menjadi model terbesar dengan panjang 5.200 mm, lebar 1.970 mm, dan tinggi 1.805 mm, serta jarak sumbu roda 3.045 mm.
Berbeda dengan model Linghui lainnya yang sepenuhnya listrik, Linghui M9 menggunakan sistem plug-in hybrid, yang mengombinasikan mesin bensin 1,5 liter dengan motor listrik berdaya maksimum 200 kW.
Pengajuan sub-merek Linghui menunjukkan langkah BYD memperluas portofolio kendaraan listrik dan elektrifikasi dengan memanfaatkan platform yang telah ada, sekaligus menghadirkan variasi model di berbagai segmen tanpa memperkenalkan arsitektur teknologi baru.(*)