KABARBURSA.COM - Klarifikasi resmi BYD terkait rumor mobil terbang menandai sikap kehati-hatian perusahaan dalam mengelola arah investasi teknologi di tengah meningkatnya euforia industri terhadap mobilitas udara.
Di saat sejumlah produsen otomotif Tiongkok mulai mengeksplorasi kendaraan terbang, BYD secara tegas menyatakan tidak memiliki rencana maupun pengaturan apa pun terkait pengembangan mobil terbang. Hal ini menegaskan fokus perusahaan pada jalur bisnis yang telah ditetapkan.
Dilansir dari CarNewsChina General Manager BYD Group dan Hubungan Masyarakat, Li Yunfei menanggapi spekulasi luas di media sosial yang mengaitkan BYD dengan proyek mobil terbang.
Li menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak didasarkan pada rencana perusahaan. Ia juga menekankan pentingnya pengendalian diri dalam menyikapi spekulasi daring yang berkembang cepat.
Klarifikasi ini muncul setelah beredarnya unggahan dan video pendek yang mengklaim sub-merek ultra-mewah BYD, Yangwang, tengah menyiapkan proyek mobil terbang bernama Ufly.
Konten tersebut menyebutkan berbagai detail teknis, termasuk teknologi pengisian cepat tingkat megawatt dan klaim uji terbang yang telah selesai. BYD menyatakan bahwa laporan-laporan tersebut sepenuhnya dibuat-buat dan tidak memiliki dasar pengembangan produk yang terverifikasi.
Sikap BYD tersebut kontras dengan tren di sebagian industri otomotif dan kedirgantaraan Tiongkok, di mana minat terhadap kendaraan terbang ketinggian rendah terus meningkat. Sejumlah produsen mobil besar seperti Xpeng, Geely melalui anak usahanya Aerofugia, GAC, Changan, dan FAW telah mengumumkan inisiatif, riset, atau pengembangan prototipe terkait kendaraan udara, dengan beberapa proyek dilaporkan memasuki tahap sertifikasi atau produksi percontohan.
Meski demikian, dalam pernyataan resminya, BYD tidak merujuk pada riset internal atau inisiatif apa pun di bidang mobilitas udara. Klarifikasi perusahaan sepenuhnya difokuskan pada pelurusan informasi yang keliru dan penegasan bahwa tidak ada proyek mobil terbang resmi yang sedang atau akan dijalankan.
Dengan pernyataan ini, BYD menegaskan batasan strategisnya di tengah dinamika inovasi industri otomotif. Perusahaan memilih untuk tidak mengaitkan diri dengan spekulasi teknologi yang belum memiliki kepastian komersial, setidaknya berdasarkan informasi dan rencana yang telah dikonfirmasi secara resmi hingga saat ini.(*)