KABARBURSA.COM - Toyota Hilux terbaru dipastikan segera meluncur tahun ini. Sebab Toyota Hilux generasi kesembilan telah dipamerkan di Eropa, persisnya dalam ajang Brussels Motor Show, Belgia.
Secara mengejutkan, Hilux yang dikenal sebagai Double Cabin dan Pikap legendaris dari Toyota tersebut hadir dalam dua versi elektrifikasi, yakni Mild Hybrid dan Battery Electric Vehicle (BEV).
Carscoops melaporkan, kehadiran Hilux BEV cukup menjadi sorotan di arena pameran. Sebab peristiwa ini menjadi momen perdana kemunculan Toyota Hilux listrik dalam sejarah.
Selain itu, debut Hilux BEV di Eropa juga menandai langkah Toyota dalam menekan emisi khususnya di sektor kendaraan komersial.
Namun, perkembangan elektrifikasi Toyota Hilux dijanjikan berlanjut. Jenama otomotif asal Jepang tersebut telah mengonfirmasi pengembangan Hilux hidrogen yang kink telah memasuki tahap pengujian di jalan.
Upaya Toyota kali ini dianggap sejalan dengan strategi multipath way. Melalui strategi tersebut, Toyota secara langsung tidak mengarahkan konsumen beralih ke satu jenis teknologi elektrifikasi tertentu.
Sementara bagi pasar Eropa, Hilux bermesin diesel tetap menjadi pilihan utama konsumen. Hilux sementara ini masih mengusung mesin diesel 2.800 cc Mild Hybrid 48 volt bertenaga 201 HP.
Bahkan, di beberapa negara Eropa, Toyota masih akan menjual Hilux diesel tanpa sistem hybrid. Secara umum, Hilux diesel Mild Hybrid di Inggris dan Eropa diperkirakan tetap menjadi tulang punggung penjualan bahkan setelah nantinya tersedia versi BEV.
Bicara Hilux listrik, diproyeksikan akan tetap mempertahankan kemampuan utamanya sebagai mobil komersial dengan kapasitas angkut hingga 1 ton dan daya tarik trailer mencapai 3,5 ton.
Kemampuan tersebut ditambah sensasi berkendara lebih halus dan senyap ala mobil listrik, serta efisiensi biaya operasional. Sehingga Hilux BEV bakal menarik bagi para pelaku usaha yang ingin menekan biaya operasional dan beban pajak.
Lebih lanjut, Hilux BEV akan dibekali baterai berkapasitas 59,2 kWh dan motor listrik ganda untuk menciptakan sistem penggerak 4x4. Unit motor listrik depannya diklaim menghasilkan torsi 205 Nm, sementara motor belakangnya mampu memuntahkan torsi hingga 268 Nm.
Toyota juga mengklaim jarak tempuh Hilux BEV dapat mencapai 258 km berdasarkan standar WLTP. Angka ini dapat meningkat hingga 380 km dalam penggunaan perkotaan.
Meski begitu, performa jarak tempuh ini memiliki konsekuensi akibat elektrifikasi. Misalnya kemampuan angkut Hilux BEV mengalami penurunan dari 1 ton menjadi 715 kg, sedangkan kapasitas penarik berkurang menjadi 1.600 kg.
Khusus versi BEV, Toyota menyematkan mode berkendara off-road yang disetel untuk karakter torsi dan sistem pengereman elektris. Bicara desainnya, baik varian Mild Hybrid maupun BEV mengusung bahasa desain terbaru yang disebut Cyber Sumo.
Desain ini dikembangkan oleh tim Toyota di Australia dengan membawa garis bodi lebih tegas dan permukaan bodi lebih rata dan modern. Sebagai pembeda, rival Mitsubishi Triton versi BEV tersebut dapat dikenali lewat gril depan tertutup serta bumper berkelir silver.
Nuansa futuristik juga dibawa hingga interior, khususnya pada varian Double Cabin. Toyota membekali Hilux terbaru dengan panel instrumen digital 12,3 inci dan head unit layar sentuh berukuran sama, serta setir yang diadopsi dari Land Cruiser generasi terbaru.
Toyota juga tetap mempertahankan tombol fisik untuk fungsi-fungsi penting yang sering digunakan. Toyota menyatakan penjualan Hilux generasi terbaru ini akan dimulai pada Juni 2025, dengan pasar Inggris sebagai permulaan kiprahnya.
Soal harga, Toyota belum menginformasikan secara rinci. Namun brand berlogo tiga oval tersebut memastikan bahwa banderolnya akan lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya.(*)