Logo
>

BEI Luncurkan Mode Syariah, Permudah Investor Akses Informasi Saham dan Sukuk Halal

Peluncuran mode syariah ini menjadi bagian dari upaya BEI meningkatkan literasi sekaligus mempermudah investor memperoleh informasi yang transparan

Ditulis oleh Desty Luthfiani
BEI Luncurkan Mode Syariah, Permudah Investor Akses Informasi Saham dan Sukuk Halal
Logo halal (Foto dok: Majelis Ulama Indonesia)

KABARBURSA.COM – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi meluncurkan mode syariah pada aplikasi IDX Mobile untuk memperkuat akses informasi pasar modal berbasis prinsip syariah bagi masyarakat. Fitur baru tersebut diperkenalkan dalam acara yang digelar di Main Hall BEI, Jakarta, pada Senin, 9 Maret 2026.

Peluncuran mode syariah ini menjadi bagian dari upaya BEI meningkatkan literasi sekaligus mempermudah investor memperoleh informasi yang transparan, tepercaya, serta selaras dengan prinsip investasi syariah melalui satu platform digital.

Mode syariah pada IDX Mobile menghadirkan berbagai fitur yang dirancang untuk mendampingi perjalanan investor sejak tahap edukasi hingga proses pengambilan keputusan investasi.

Beberapa fitur utama yang tersedia antara lain Sharia Equity Market yang menyajikan informasi saham syariah, Sukuk Market untuk data obligasi syariah, Sharia Virtual Trading sebagai sarana simulasi transaksi, Sharia Education Portal yang menyediakan materi edukasi, serta Fatwa & Regulation yang memuat berbagai ketentuan dan fatwa terkait investasi syariah.

Melalui fitur tersebut, pengguna aplikasi dapat mengakses berbagai informasi mengenai saham dan sukuk yang masuk kategori syariah, mempelajari dasar-dasar investasi sesuai prinsip syariah, hingga berlatih melakukan transaksi secara virtual sebelum berinvestasi secara langsung di pasar modal.

Pjs. Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan bahwa inovasi ini merupakan langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi pasar modal syariah.

"Mode syariah pada IDX Mobile ini kami hadirkan untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi pasar modal syariah dalam satu aplikasi," ujar Jeffrey dalam acara peluncuran di Jakarta, Senin, 9 Maret 2026.

Menurut dia, kemudahan akses informasi menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan kepercayaan sekaligus partisipasi masyarakat dalam berinvestasi di pasar modal syariah.

Acara peluncuran mode syariah IDX Mobile juga diisi dengan talk show bertema Empowering Sharia Investment Journey with IDX Mobile Sharia. Diskusi tersebut menghadirkan edukator finansial Khairani Pane serta Pengurus Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) Ustaz Azharuddin Lathif.

Dalam diskusi tersebut, para narasumber menyoroti pentingnya ketersediaan informasi yang kredibel dan sesuai prinsip syariah untuk membantu masyarakat memahami instrumen investasi yang halal sekaligus memperkuat perjalanan investasi mereka di pasar modal.

BEI menilai penguatan literasi investasi syariah menjadi salah satu kunci untuk memperluas basis investor domestik, terutama di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap instrumen investasi yang sesuai dengan prinsip syariah.

Saat ini, jumlah pengguna aplikasi IDX Mobile telah melampaui 510.000 pengguna. BEI berharap kehadiran mode syariah dapat memberikan nilai tambah bagi para pengguna sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pasar modal syariah.

Selain memperluas akses informasi, pengembangan fitur ini juga diharapkan dapat mendorong partisipasi investor ritel untuk lebih aktif berinvestasi pada instrumen syariah, baik saham maupun sukuk.

BEI menilai digitalisasi layanan informasi menjadi strategi penting untuk memperkuat kredibilitas pasar modal Indonesia sekaligus meningkatkan daya saing industri secara berkelanjutan, khususnya dalam pengembangan ekosistem investasi syariah di Tanah Air. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Desty Luthfiani

Desty Luthfiani seorang jurnalis muda yang bergabung dengan KabarBursa.com sejak Desember 2024 lalu. Perempuan yang akrab dengan sapaan Desty ini sudah berkecimpung di dunia jurnalistik cukup lama. Dimulai sejak mengenyam pendidikan di salah satu Universitas negeri di Surakarta dengan fokus komunikasi jurnalistik. Perempuan asal Jawa Tengah dulu juga aktif dalam kegiatan organisasi teater kampus, radio kampus dan pers mahasiswa jurusan. Selain itu dia juga sempat mendirikan komunitas peduli budaya dengan konten-konten kebudayaan bernama "Mata Budaya". 

Karir jurnalisnya dimulai saat Desty menjalani magang pendidikan di Times Indonesia biro Yogyakarta pada 2019-2020. Kemudian dilanjutkan magang pendidikan lagi di media lokal Solopos pada 2020. Dilanjutkan bekerja di beberapa media maenstream yang terverifikasi dewan pers.

Ia pernah ditempatkan di desk hukum kriminal, ekonomi dan nasional politik. Sekarang fokus penulisan di KabarBursa.com mengulas informasi seputar ekonomi dan pasar modal.

Motivasi yang diilhami Desty yakni "do anything what i want artinya melakukan segala sesuatu yang disuka. Melakukan segala sesuatu semaksimal mungkin, berpegang teguh pada kebenaran dan menjadi bermanfaat untuk Republik".