KABARBURSA.COM – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali berkontribusi dalam mempercepat penanganan bencana di Sumatra Barat dan Sumatra Utara.
Kini, Bank BNI memperluas distribusi bantuan tanggap darurat bagi masyarakat serta pegawai yang terdampak banjir bandang, longsor, dan bencana lainnya.
Langkah BNI ini dilakukan melalui sinergi bersama Keluarga Besar BUMN (Badan Usaha Milik Negara) di bawah koordinasi Danantara Indonesia.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, proses penyaluran bantuan bencana di Sumatra Barat dan Utara dilakukan secara bertahap, melalui jaringan kantor BNI dan komunitas internal perusahaan seiring evaluasi kebutuhan mendesak di lapangan.
“BNI berupaya memastikan bantuan dapat segera diterima oleh masyarakat dan pegawai yang membutuhkan, sekaligus memperluas jangkauan dukungan ke lebih banyak titik terdampak,” ujar Okki dalam keterangan resmi, Rabu 10 Desember 2025.
Pada tahap awal, BNI telah menyalurkan bantuan logistik besar, termasuk 85 ton beras, 17 ton gula, 17.000 liter minyak goreng, serta kebutuhan pokok lainnya.
Bantuan untuk pegawai juga diberikan, di mana 284 pegawai terdampak telah menerima dukungan langsung berupa logistik hingga bantuan evakuasi.
Adapun proses lenyaluran bantuan dilakukan melalui kolaborasi unit-unit kerja BNI, komunitas pegawai, dan lembaga sosial internal agar distribusi berjalan lebih cepat dan merata.
“Solidaritas dari seluruh elemen BNI menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan bagi para penyintas bencana,” tambah Okki.
Untuk wilayah Sumatera Barat, BNI juga memperkuat distribusi bantuan intensif sejak 26 November hingga 4 Desember 2025.
Bantuan mencakup 55,5 ton beras, 11,1 ton gula, dan 11.100 liter minyak goreng yang disalurkan ke berbagai titik terdampak seperti Kecamatan Koto Tangah, Pauh, Nagari Ulakan, Bukittinggi, Padang Pariaman, Pasaman, hingga Pesisir Selatan.
Selain itu, tiga pegawai BNI di wilayah tersebut juga telah menerima dukungan langsung dari perusahaan.
Okki menambahkan, BNI memastikan penyaluran bantuan tidak berhenti pada tahap awal. Pemantauan rutin terus dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan lanjutan dan menjaga kelancaran pendistribusian berikutnya.
“Upaya ini merupakan komitmen kami untuk hadir bagi masyarakat dan pegawai yang membutuhkan dukungan cepat,” sebutnya.
Selain itu, BNI bersama Keluarga Besar BUMN juga memperkuat koordinasi dengan Danantara Indonesia. Tujuannya agar proses distribusi bantuan berlangsung lebih terarah, sesuai skala prioritas, dan tepat sasaran.
Dengan proses pemulihan yang masih berlangsung di sejumlah wilayah, BNI terus berupaya menjaga keberlanjutan dukungan guna memperkuat ketahanan sosial masyarakat pada masa darurat bencana. (info-bks/*)