Logo
>

BNI (BBNI) akan Salurkan 17.356 KPR FLPP pada 2026

Direktur Network & Retail Funding BNI, Rian Eriana Kaslan mengatakan penugasan tersebut merupakan kesinambungan peran BNI sebagai agen pembangunan di sektor perumahan.

Ditulis oleh Hutama Prayoga
BNI (BBNI) akan Salurkan 17.356 KPR FLPP pada 2026
Gedung BNI (foto dok. BNI)

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI (BBNI) memperoleh mandat penyaluran 17.356 unit Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) pada 2026.

    Hal tersebut terjadi setelah BNI menandatangani perjanjian kerja sama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman dan BP Tapera.

    Direktur Network & Retail Funding BNI, Rian Eriana Kaslan mengatakan penugasan tersebut merupakan kesinambungan peran BNI sebagai agen pembangunan di sektor perumahan.

    “Dengan jaringan BNI yang tersebar nasional dan sinergi erat bersama BP Tapera serta Kemen PKP, kami optimistis penyaluran FLPP 2026 dapat berjalan tepat sasaran, prudent, dan memberi kemudahan bagi MBR memiliki rumah pertama,” ujar dia dalam keterangannya dikutip dari situs resmi BNI, Jumat, 26 Desember 2025.

    BNI akan terus mengoptimalkan peran jaringan kantor dan seluruh area kerja untuk mendukung program perumahan nasional, mulai dari kesiapan debitur, dukungan teknis pelaksanaan akad secara hibrid, hingga edukasi yang komprehensif kepada masyarakat mengenai manfaat dan skema pembiayaan KPR FLPP.

    Pergerakan Saham BBNI

    Berbicara pergerakan saham, BBNI ditutup terkoreksi usai melemah 0,47 persen atau turun 20 poin ke level 4.270 pada perdagangan Rabu, 24 Desember 2025.

    Mengutip data perdagangan Stockbit, saham BBNI tercatat  melemah  1,61 persen dalam sepekan terakhir. Tekanan juga terlihat dalam horizon satu bulan dengan koreksi 3,39 persen.

    Meski demikian, pergerakan harga dalam jangka menengah mulai menunjukkan pemulihan. Dalam periode tiga bulan, saham perbankan pelat merah ini mencatat kenaikan 1,91 persen, sementara secara enam bulan  menguat 3,89 persen.

    Secara tahunan, kinerja saham BBNI masih cenderung terbatas. Sepanjang year to date (YTD) saham ini turun 1,84 persen, dan dalam satu tahun terkoreksi 2,51 persen. Bahkan, dalam rentang tiga tahun, BBNI tercatat melemah 8,42 persen. (*) 
     

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Hutama Prayoga

    Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

    Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.