Logo
>

Danantara Ingatkan Telkom Segera Berbenah Diri, Buat Laporan Keuangan yang Benar

Ia menegaskan, transformasi Telkom harus segera direalisasikan sejalIa menegaskan, transformasi Telkom harus segera direalisasikan sejalan dengan arahan Presiden, dengan menempatkan kebutuhan masyarakat sebagai orientasi utamaan dengan arahan Presiden, de

Ditulis oleh Adi Subchan
Danantara Ingatkan Telkom Segera Berbenah Diri, Buat Laporan Keuangan yang Benar
Danantara Ingatkan Telkom Segera Berbenah Diri, Buat Laporan Keuangan yang Benar

KABARBURSA.COM - Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, meminta PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) segera melakukan pembenahan menyeluruh, mulai dari peningkatan efisiensi operasional hingga penajaman fokus bisnis perusahaan.

Hal tersebut disampaikan Dony dalam kunjungan kerja ke Bandung bersama jajaran BP BUMN dan PT Danantara Asset Management (DAM), Rabu, 22 April 2026.

Ia menegaskan, transformasi Telkom harus segera direalisasikan sejalan dengan arahan Presiden, dengan menempatkan kebutuhan masyarakat sebagai orientasi utama serta menghadirkan nilai tambah yang konkret.

“Rapat hari ini merupakan tindak lanjut arahan Bapak Presiden. Salah satu fokus utama adalah memastikan pembukuan perusahaan bersih, sehingga dilakukan penataan ulang sistem pencatatan keuangan Telkom,” ujar Dony secara tertulis kepada Kabar Bursa, Kamis, 23 April 2026.

Selain itu, Dony menyoroti pentingnya penyelesaian proses streamlining atau perampingan bisnis yang ditargetkan rampung pada tahun ini. Langkah tersebut dinilai krusial untuk meningkatkan efisiensi dan memperkuat daya saing perusahaan.

“Perusahaan harus dijalankan secara benar, tepat, dan bersih, sehingga ke depan Telkom bisa menjadi entitas yang lebih kuat dan kompetitif,” katanya.

Menurutnya, kepemimpinan yang solid menjadi faktor kunci dalam memastikan seluruh agenda transformasi berjalan konsisten, terukur, dan berkelanjutan.

BP BUMN juga menekankan penguatan tata kelola perusahaan sebagai prioritas utama, termasuk memastikan sistem pembukuan sesuai standar akuntansi dan mengacu pada praktik terbaik industri.

Di sisi lain, peningkatan daya saing dilakukan melalui penataan anak usaha agar lebih fokus, efisien, serta adaptif terhadap perubahan industri telekomunikasi yang dinamis.

Dony menambahkan, aspek penegakan hukum turut menjadi fondasi penting dalam mendorong pengelolaan BUMN yang profesional, transparan, dan berintegritas.

“Penguatan sistem pelaporan dan pengawasan berkelanjutan menjadi langkah penting agar seluruh proses bisnis berjalan optimal dan akuntabel,” ujarnya.

TLKM Divestasikan AdMedika ke Perusahaan Singapura

Sebelumnya, BPI Danantara meminta PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mendivestasikan perusahaan pengelola administrasi layanan kesehatan PT Administrasi Medika (AdMedika) beserta entitas anak usahanya, TelkoMedika.

Perusahaan yang tergabung dalam AdMedika Group tersebut rencananya akan diakuisisi oleh perusahaan layanan kesehatan asal Singapura, Fullerton Health.

Danantara saat ini tercatat sebagai pemegang saham mayoritas di Telkom dengan kepemilikan sekitar 51,08 miliar saham atau setara 51,57 persen dari total saham TLKM yang beredar. Proses divestasi AdMedika dilakukan melalui anak usaha Telkom, PT Multimedia Nusantara (TelkomMetra).

Kedua pihak telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Bersyarat atau Conditional Sale and Purchase Agreement (CSPA) pada 4 Maret 2026. Manajemen Telkom menyebut langkah ini sejalan dengan program penataan portofolio BUMN yang didorong Danantara serta bagian dari strategi transformasi perusahaan.

“Langkah tersebut sejalan dengan aspirasi streamlining BUMN yang diamanatkan oleh Danantara kepada TelkomGroup yang menjadi salah satu fokus pada pilar transformasi TLKM 30,” tulis manajemen Telkom dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026.

Telkom menjelaskan penataan portofolio dilakukan untuk memperkuat fokus bisnis utama perusahaan di sektor telekomunikasi dan layanan digital. Di sisi lain, divestasi ini diharapkan membuka peluang bagi AdMedika Group untuk berkembang lebih luas, baik di pasar nasional maupun regional.

Direktur Utama TelkomMetra, Pramasaleh Haryo Utomo, mengatakan keputusan divestasi dilakukan melalui proses yang terukur dengan mempertimbangkan berbagai aspek bisnis.

“Penandatanganan CSPA dengan Fullerton Health, yang merupakan langkah menuju divestasi penuh AdMedika Group, adalah keputusan yang dilakukan secara terukur dengan mengedepankan prinsip Good Corporate Governance,” ujar Pramasaleh.

Ia menambahkan langkah tersebut sejalan dengan transformasi TelkomGroup untuk memperkuat fokus pada bisnis inti sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi perusahaan.

Sementara itu, Group CEO Fullerton Health, Ho Kuen Loon, menyatakan akuisisi AdMedika Group merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas kehadiran di industri layanan kesehatan Indonesia.

Menurutnya, AdMedika telah berkembang menjadi platform administrasi layanan kesehatan yang kuat di bawah TelkomGroup dengan dukungan tata kelola perusahaan yang baik serta inovasi digital.

“Akuisisi ini membuka peluang untuk meningkatkan kualitas layanan serta memenuhi kebutuhan pasien, klien, dan mitra yang terus berkembang di seluruh Indonesia,” kata Ho.

Sebagai informasi, Fullerton Health merupakan penyedia layanan kesehatan terintegrasi yang berbasis di Singapura dan beroperasi di sejumlah negara Asia Pasifik, termasuk Indonesia.

Perusahaan ini menyediakan berbagai solusi kesehatan bagi korporasi, perusahaan asuransi, maupun individu melalui jaringan klinik, layanan pemeriksaan kesehatan, layanan kesehatan kerja, hingga pengelolaan manfaat kesehatan atau third party administration (TPA).

Sementara, AdMedika Group dikenal sebagai perusahaan pengelola administrasi layanan kesehatan berbasis teknologi yang memiliki rekam jejak dalam menyediakan solusi manajemen klaim dan layanan kesehatan bagi berbagai korporasi dan institusi di Indonesia.

Telkom menilai pengembangan AdMedika Group ke depan akan lebih optimal apabila didukung oleh mitra strategis yang memiliki keselarasan bisnis di sektor layanan kesehatan.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Adi Subchan

Adi Subchan, telah berkarir sebagai jurnalistik sejak 2002 dan telah meliputi tentang Politik, Olahraga, Lifestyle, dan Ekonomi di berbagai media berskala nasional maupun lokal (daerah). Dan pernah ditugaskan meliput peristiwa-peristiwa besar di Indonesia dan dunia. Tercatat pula sebagai Wartawan Utama melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diinisiasi LPSD dengan nomor 749-LPDS/WU/DP/I/2012/03/05/79.