Logo
>

Prabowo Tegaskan Indonesia Harus Tentukan Harga Sawit Sendiri

Devisa ekspor minyak kelapa sawit Indonesia pada 2025 mencapai 23 miliar dolar AS atau setara Rp391 triliun.

Ditulis oleh Pramirvan Datu
Prabowo Tegaskan Indonesia Harus Tentukan Harga Sawit Sendiri
Prabowo Tegaskan Indonesia Harus Tentukan Harga Sawit Sendiri

KABARBURSA.COM - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak ingin harga minyak kelapa sawit Indonesia terus ditentukan oleh negara lain, meski Indonesia merupakan produsen dan pengekspor sawit terbesar di dunia.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan pidato dalam Rapat Paripurna DPR RI agenda penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) RAPBN 2027, Rabu,20 Mei 2026.

Prabowo mengungkapkan devisa ekspor minyak kelapa sawit Indonesia pada 2025 mencapai 23 miliar dolar AS atau setara Rp391 triliun. Namun, ia menilai kondisi tersebut tidak sejalan dengan posisi Indonesia sebagai pemain utama industri sawit global.

“Indonesia adalah pengekspor minyak kelapa sawit terbesar di dunia. Devisa ekspor minyak kelapa sawit mencapai 23 miliar dolar, setara dengan Rp391 triliun pada tahun 2025,” ujar Prabowo.

Meski demikian, Prabowo mengaku heran karena harga sawit Indonesia justru masih ditentukan oleh negara lain.

“Dan kita merasa aneh, kita produsen kelapa sawit terbesar di dunia tapi harga kelapa sawit ditentukan di negara lain. Saya mengatakan kepada menteri-menteri saya ini tidak boleh terjadi,” katanya.

Prabowo menegaskan pemerintah ingin Indonesia memiliki kedaulatan dalam menentukan harga komoditas strategis nasional, termasuk minyak kelapa sawit.

“Saya tidak mau kelapa sawit kita harganya ditentukan oleh bangsa lain, kita tentukan harga kita,” tegasnya.

Ia bahkan menyatakan Indonesia siap memanfaatkan produksi sawit untuk kebutuhan domestik apabila pasar luar negeri tidak bersedia mengikuti harga yang ditetapkan Indonesia.

“Kalau mereka enggak mau beli pakai harga kita ya enggak usah beli, kita pakai kelapa sawit kita sendiri,” tutup Prabowo.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Pramirvan Datu

Pram panggilan akrabnya, jurnalis sudah terverifikasi dewan pers. Mengawali karirnya sejak tahun 2012 silam. Berkecimpung pewarta keuangan, perbankan, ekonomi makro dan mikro serta pasar modal.