Logo
>

Saham Dividen Mulai Ramai, SMGR, RATU, hingga ARCI Jadi Sorotan

SMGR, RATU, ARCI hingga MCOL masuk daftar saham yang memasuki periode cum date dan ex date dividen pekan ini.

Ditulis oleh Syahrianto
Saham Dividen Mulai Ramai, SMGR, RATU, hingga ARCI Jadi Sorotan
Daftar saham yang memasuki periode cum date dan ex date dividen pada perdagangan Mei 2026. (Foto: Dok. Kabarbursa.com)

KABARBURSA.COM – Sejumlah saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) memasuki periode cum date dividen pada perdagangan Rabu, 19 dan Kamis, 20 Mei 2026. Momentum ini menjadi perhatian pelaku pasar karena investor yang ingin memperoleh hak dividen harus sudah memiliki saham sebelum tanggal ex date berlaku.

Berdasarkan data jadwal pembagian dividen emiten, saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) menjadi salah satu emiten besar yang memasuki cum date pada Selasa, 20 Mei 2026. Emiten semen pelat merah tersebut membagikan dividen tunai sebesar Rp28,33 per saham.

Dengan harga saham terakhir di level Rp1.840, dividend yield SMGR berada di kisaran 1,53 persen. Ex date SMGR dijadwalkan berlangsung pada 21 Mei 2026, sementara pembayaran dividen dilakukan pada 11 Juni 2026.

Selain SMGR, saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) juga masuk daftar emiten yang memasuki ex date pada 20 Mei 2026 setelah sebelumnya cum date pada 19 Mei. Emiten energi tersebut membagikan dividen sebesar Rp13,27 per saham dengan harga saham terakhir Rp3.730.

Saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) juga menjadi perhatian pasar. Emiten energi milik Grup Happy Hapsoro tersebut membagikan dividen tunai Rp45 per saham dengan harga saham terakhir di level Rp4.650. RATU memasuki ex date pada 20 Mei 2026 dan dijadwalkan membayar dividen pada 10 Juni 2026.

Di sektor batu bara, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) membagikan dividen sebesar Rp20,69 per saham. Dengan harga saham terakhir Rp1.175, yield dividen ARCI berada di kisaran 1,76 persen.

Selain itu, saham PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) membagikan dividen Rp50 per saham dengan harga terakhir Rp810. Sementara PT Bayu Buana Tbk (BAYU) membagikan dividen cukup besar yakni Rp100 per saham dengan harga saham Rp1.200.

Beberapa saham lain yang juga memasuki periode ex date pada 20 Mei antara lain PT Karya Bersama Anugerah Tbk (KUAS) dengan dividen Rp1,5 per saham dan PT Lestarindo Wahana Copper Tbk (LTLS) sebesar Rp31 per saham.

Pada perdagangan 20 Mei, pasar juga mencermati sejumlah saham yang masih berada di periode cum date sebelum ex date berlangsung pada 21 Mei 2026.

PT Pembangunan Perumahan Properti Tbk (PDES) membagikan dividen Rp1 per saham. PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) membagikan Rp5,56 per saham, sementara PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) membagikan Rp30 per saham.

Di sektor energi dan utilitas, PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) membagikan dividen Rp49,53 per saham dengan harga saham terakhir Rp770. Sementara PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) membagikan dividen Rp5 per saham.

PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL) menjadi salah satu emiten dengan nilai dividen terbesar dalam daftar pekan ini. Emiten batu bara tersebut membagikan dividen Rp200 per saham dengan harga saham terakhir Rp4.010.

Meski momentum cum date kerap dimanfaatkan investor untuk berburu dividen, pelaku pasar tetap diminta mencermati potensi koreksi harga setelah ex date berlangsung. Dalam banyak kasus, harga saham cenderung mengalami penyesuaian seiring keluarnya hak dividen dari harga pasar.

Di tengah volatilitas IHSG dan tekanan arus dana asing beberapa hari terakhir, saham-saham dividen juga mulai menjadi alternatif investor untuk menjaga stabilitas portofolio jangka pendek.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Syahrianto

Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.