KABARBURSA.COM - Mata uang rupiah ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sebesar 57 poin ke level Rp17.229 pada perdagangan Jumat, 24 April 2026.
Pengamat mata uang, Ibrahim Assu’aibi mengatakan penguatan rupiah hari ini terjadi di tengah konflik antara AS dan Iran yang belum menemui titik terang. Ia mengatakan ketegangan kedua negara masih tinggi.
"Menyusul laporan menunjukkan bahwa negosiator utama Teheran untuk pembicaraan yang dimediasi Pakistan dengan Washington telah mengundurkan diri," ujar dia dalam keterangannya.
Ibrahim menyampaikan jika Presiden AS, Donald Trumnp tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. Trump juga mengulangi klaimnya bahwa AS telah melumpuhkan kemampuan militer Iran, dan bahwa negara itu dalam keadaan kacau.
"Komentarnya meningkatkan kekhawatiran atas konflik AS-Iran yang berkepanjangan, yang dapat menyebabkan pasokan minyak melalui Timur Tengah terhenti," jelasnya.
Sentimen juga datang daru dalam negeri. Ibrahim menyebut perang yang berkecamuk di kawasan Asia Barat Daya menghadapkan banyak negara di dunia dalam situasi krisis energi juga ancaman inflasi yang tak bisa diremehkan.
Bagi Indonesia, kata dia, kendati memilih menahan tak mengerek harga bahan bakar minyak (BBM), tak berarti tidak ada efek sama sekali. Kondisi fiskal yang sudah rentan bahkan sebelum pecah perang, sekali lagi menghadapi tantangan besar.
"Namun, Pemerintah mengatakan bahwa anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) saat ini dalam posisi yang kuat untuk menghadapi tekanan ekonomi akibat perang di Timur Tengah yang membuat harga komoditas energi melonjak," kata Ibrahim.
"Saat harga minyak mentah bergejolak tinggi, dan nilainya di atas asumsi makro APBN 2026, yakni di atas USD100 per barel, pemerintah masih bisa menahan kenaikan harga, khususnya BBM bersubsidi dalam negeri tanpa harus menguras cadangan APBN dalam bentuk Saldo Anggaran Lebih (SAL)," lanjut dia.
Adapun untuk perdagangan Senin pekan depan, 27 April 2026. Ibrahim memprediksi mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp17.220- Rp17.260.
"Rupiah untuk sepekan di range Rp17.180-Rp17.400," pungkasnya. (*)