Logo
>

Tekanan dari Unilever Menarik Saham Eropa ke Zona Merah

Perdagangan kawasan kembali bergerak hati-hati di tengah sinyal pasar yang belum sepenuhnya selaras.

Ditulis oleh Syahrianto
Tekanan dari Unilever Menarik Saham Eropa ke Zona Merah
Ilustrasi: Mata uang Euro dengan latar belakang layar monitor yang menampilkan candlestick. (Foto: Pexels/Jakub Zerdzicki)

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM – Saham Eropa bergerak melemah pada Senin, 8 Desember 2025, dengan penurunan saham-saham konsumer menekan pasar dan mengimbangi kenaikan di sektor industri serta kesehatan. 

    Investor juga menunggu pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve Amerika Serikat pekan ini.

    Seperti dilansir dari Reuters, indeks pan-Eropa STOXX 600 turun 0,2 persen ke 577,98. Mayoritas indeks regional juga terkoreksi, dengan Jerman turun 0,1 persen dan Prancis turun 0,3 persen.

    Saham sektor consumer staples menjadi penekan terbesar indeks, dengan Unilever melemah 3,1 persen setelah perusahaan tersebut merampungkan pemisahan bisnis Magnum. Entitas baru itu akan melantai sebagai Magnum Ice Cream Company.

    L’Oreal turut turun 1,6 persen setelah perusahaan Prancis tersebut menyatakan akan meningkatkan kepemilikan di perusahaan perawatan kulit Swiss, Galderma, menjadi 20 persen.

    Sebaliknya, saham industri dan kesehatan masing-masing naik 0,1 persen sehingga menahan pelemahan lebih jauh.

    Investor memulai pekan dengan sikap berhati-hati menjelang pertemuan The Fed, di mana bank sentral AS diperkirakan menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin.

    Pasar global telah mencatat kenaikan dalam beberapa pekan terakhir seiring meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember, setelah komentar dovish dari sejumlah pejabat dan rilis data tertunda yang menunjukkan pelemahan ekonomi. (*)

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Syahrianto

    Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

    Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

    Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

    Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.