KABARBURSA.COM – PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) menyampaikan perkembangan terbaru terkait rencana akuisisi atas Mandom Corporation, selaku pemegang saham pengendali perseroan. Perkembangan tersebut mencakup perubahan jadwal periode penawaran tender dan tanggal penyelesaian transaksi.
Presiden Direktur Mandom Indonesia Koichi Watanabe menyampaikan bahwa perubahan jadwal tersebut tidak berdampak terhadap operasional perseroan.
“Kejadian ini tidak berpengaruh material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan,” ujarnya dalam keterbukaan informasi, Rabu, 7 Januari 2026.
Berdasarkan dokumen, Kalon Holdings Co., Ltd. mengumumkan pembaruan atas proses pengambilalihan Mandom Corporation yang tercatat di Prime Market Bursa Efek Tokyo.
Pembaruan ini merupakan tindak lanjut atas ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka.
Dalam pembaruan tersebut, periode penawaran tender atas saham Mandom Corporation diperpanjang. Jadwal yang semula berlangsung dari 26 September 2025 hingga 5 Januari 2026, atau selama 64 hari kerja, diubah menjadi hingga 20 Januari 2026 dengan total durasi 74 hari kerja.
Selain itu, tanggal penyelesaian transaksi juga mengalami penyesuaian. Penyelesaian yang sebelumnya dijadwalkan pada 13 Januari 2026 kini diundur menjadi 27 Januari 2026, seiring dengan perpanjangan periode penawaran tender tersebut.
Perseroan menegaskan bahwa pembaruan informasi ini berkaitan dengan proses akuisisi di tingkat pemegang saham pengendali dan tidak mengubah struktur kepemilikan saham Mandom Indonesia.
Dengan demikian, tidak terdapat kewajiban penawaran tender atas saham TCID maupun perubahan kebijakan operasional perseroan.
Kalon Holdings Co., Ltd. menyatakan akan terus menyampaikan perkembangan proses pengambilalihan Mandom Corporation sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Jepang serta mengacu pada regulasi pasar modal Indonesia. (*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.