KABARBURSA.COM - Anak perusahaan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) yakni Medco Asia Pacific Limited, telah menandatangani Kontrak Bagi Hasil Cendramas (PSC Cendramas) dengan Petroliam Nasional Berhad (Petronas) pada 31 Maret 2026, dengan PSC yang akan berlaku efektif mulai 23 September 2026.
Manajemen Medco dalam keterbukaan informasi menyatakan, Medco Asia Pacific Limited akan memiliki 50 persen participating interest dalam PSC dan bertindak sebagai operator.
"Dengan DIALOG Resources Sdn. Bhd. dan EnQuest Petroleum Production Malaysia Ltd. sebagai mitra yang masing-masing memiliki 25 persen participating interest," tulis manajemen Medco.
Lokasi PSC Cendramas berdekatan dengan operasi MedcoEnergi di South Natuna Sea Block B serta memiliki karakteristik geologi dan teknis yang serupa. Manajemen berpendapat hal ini mampu mendukung sinergi teknis dan optimalisasi keahlian yang telah dimiliki Perseroan.
"Kami berterima kasih atas kepercayaan PETRONAS kepada MedcoEnergi sebagai Operator PSC Cendramas dan akan bekerja sama dengan para mitra untuk memastikan operasi yang aman, andal, dan efisien.” kata Hilmi Panigoro, Direktur Utama Medco.
Disebutkan, PSC Cendramas bakal mendukung strategi Perseroan dalam memperluas portofolio regional melalui eksekusi yang disiplin dan fokus pada nilai jangka panjang.
Kinerja Keuangan 2025
MEDC membukukan laba bersih sebesar USD101 juta pada tahun buku 2025. Angka ini turun signifikan dibanding tahun sebelumnya yang senilai USD367 juta.
Sementara itu, total pendapatan MEDC pada tahun 2025 tercatat sebesar USD2,39 miliar, sedikit turun dari USD2,39 miliar pada tahun sebelumnya.
Secara operasional, MEDC mencatat laba bruto sebesar USD936,11 juta, naik tipis dari USD933,46 juta pada 2024. Sedangkan, beban pokok penjualan relatif stabil di kisaran USD1,45 miliar.
Adapun, total aset MEDC meningkat menjadi USD8,36 miliar pada akhir 2025, dibandingkan USD7,92 miliar pada 2024. Kenaikan ini terutama berasal dari peningkatan aset tidak lancar yang mencapai USD6,73 miliar. (*)