KABARBURSA.COM – Analis pasar modal merilis delapan saham pilihan untuk perdagangan hari ini dengan mayoritas rekomendasi beli berbasis level teknikal.
Dari daftar tersebut, PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) menjadi satu-satunya saham yang mendapat sinyal jual setelah menembus level support terdekatnya.
Head of Research Retail MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyampaikan empat saham masuk radar rekomendasi harian.
“Untuk BIRD, kami memberikan rekomendasi spec buy pada rentang 1.725 hingga 1.740 dengan target harga 1.765 dan 1.785 serta stop loss di bawah 1.710,” ujar Herditya, Senin, 23 Februari 2026.
Ia menambahkan, pendekatan akumulasi juga diberikan pada tiga saham lainnya. “BRMS kami rekomendasikan buy on weakness di 985 sampai 1.035 dengan target 1.120 dan 1.225 serta stop loss di bawah 900. INCO buy on weakness di 6.425 hingga 6.775 dengan target 7.225 dan 7.625 serta stop loss di bawah 6.350.
Sementara NICL buy on weakness di 1.100 sampai 1.170 dengan target 1.375 dan 1.470 serta stop loss di bawah 1.040,” katanya.
Menurutnya, masing-masing saham tersebut masih berada dalam fase teknikal yang membuka peluang penguatan selama level support terjaga.
Sementara itu, dari kelompok rekomendasi BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), Head of Research Departement Chory Agung Ramdhani bersama tim juga merilis empat saham pilihan dengan pendekatan swing trade.
“IMPC direkomendasikan buy di rentang 2.200 sampai 2.350 dengan target harga 2.550 hingga 2.800 dan stop loss di bawah 2.150. ARCI buy di 1.790 hingga 1.810 dengan target 1.955 dan 2.070 serta stop loss di bawah 1.750,” ujar Chory.
Ia juga menyebut VKTR dan VISI masuk dalam daftar pemantauan khusus. “VKTR kami rekomendasikan buy di 980 sampai 1.020 dengan target 1.140 hingga 1.295 dan stop loss di bawah 900. Sedangkan VISI disarankan sell, dengan harga terakhir 680 dan potensi pelemahan menuju support berikutnya di 585 setelah menembus support 735,” katanya.
Delapan saham tersebut menjadi fokus pemantauan analis pada perdagangan hari ini dengan penekanan pada disiplin level entry, target harga, dan batas risiko sesuai strategi teknikal masing-masing.
Proyeksi IHSG Hari ini: Uji 8.400
Di sisi lain, pergerakan IHSG juga menjadi perhatian pelaku pasar. Indeks sebelumnya ditutup di level 8.271,77 setelah terkoreksi 2,31 poin atau turun 0,028 persen, dengan net foreign sell sebesar Rp360,91 miliar di pasar reguler. Sebanyak 381 saham tercatat melemah, 267 saham menguat, dan 171 saham stagnan.
Herditya menyebutkan IHSG masih memiliki peluang penguatan selama bertahan di atas level kunci.
“Best case, apabila IHSG mampu bertahan di atas 8.170, indeks masih berpeluang melanjutkan penguatan ke rentang 8.440 hingga 8.503. Namun, perlu diwaspadai potensi koreksi ke area 8.059 sampai 8.119,” ujarnya.
Sementara itu, Chory menilai struktur tren IHSG masih relatif konstruktif dalam jangka pendek.
“Struktur tren IHSG masih konstruktif selama mampu bertahan di atas area 8.150 hingga 8.230, sehingga peluang rebound tetap terbuka dengan target resistance pada area psikologis 8.400,” kata Chory. (*)