KABARBURSA.COM - Pergerakan saham Bank KB Indonesia (BBKP) pada perdagangan hari ini menampilkan satu hal yang cukup menonjol: arus beli yang agresif dengan dukungan nyata dari investor asing.
Hingga pertengahan sesi, Selasa, 10 Februari 2026, BBKP ditutup menguat di level 75, naik sekitar 4,17 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Kenaikan ini bukan sekadar pantulan teknikal tipis, melainkan bergerak seiring lonjakan aktivitas transaksi dan perubahan struktur orderbook yang cukup signifikan.
Dari sisi aliran dana, data menunjukkan adanya arus masuk asing yang relatif deras. Investor asing membukukan pembelian sekitar 41,15 juta saham, jauh melampaui aksi jual asing yang berada di kisaran 22,72 juta saham. Selisihnya menghasilkan net foreign buy sekitar 27,13 juta saham.
Angka ini cukup besar untuk ukuran saham di level harga gocap, dan memberi sinyal bahwa minat beli tidak datang secara sporadis, melainkan terakumulasi sepanjang sesi berjalan.
Aktivitas perdagangan juga mencerminkan antusiasme pasar. Volume transaksi menembus lebih dari 860 ribu lot dengan nilai transaksi sekitar Rp6,4 miliar. Rata-rata harga berada di kisaran 74, yang artinya mayoritas transaksi terjadi di area yang lebih tinggi dibandingkan harga pembukaan.
Frekuensi transaksi yang menembus 1.800 kali memperlihatkan bahwa pergerakan harga didorong oleh partisipasi yang cukup luas, bukan hanya oleh satu atau dua transaksi besar.
Struktur Orderbook BBKP
Struktur orderbook memperkuat gambaran tersebut. Di sisi bid, antrean beli terlihat menebal di rentang 70 hingga 74, dengan akumulasi lot yang sangat besar. Penumpukan terbesar berada di level 70–72, yang berfungsi sebagai zona penyangga harga jangka sangat pendek. Artinya, setiap kali harga mengalami tekanan turun, respons beli muncul cukup cepat di area tersebut.
Di sisi offer, penawaran relatif lebih tipis dan tersebar dari level 76 hingga 80, menandakan bahwa tekanan jual di atas harga berjalan tidak terlalu terkonsentrasi pada satu level tertentu.
Kondisi ini menciptakan ruang bagi harga untuk bergerak naik secara bertahap. Selama antrean bid tetap dominan dan arus beli asing berlanjut, tekanan dari sisi jual cenderung mudah diserap. Pola seperti ini biasanya mencerminkan fase akumulasi lanjutan, bukan distribusi, terutama ketika harga bergerak naik dengan volume yang meningkat.
Jika ditarik ke grafik harian, BBKP saat ini berada dalam fase pemulihan setelah koreksi dari area puncak di kisaran 90–100 pada awal tahun. Pergerakan menuju 75 menempatkan saham ini kembali ke area tengah konsolidasi sebelumnya.
Kenaikan hari ini membuat BBKP keluar dari tekanan jangka pendek dan kembali bertahan di atas area psikologis 70, yang sebelumnya beberapa kali diuji sebagai support.
Uji Area 76-78
Dengan struktur transaksi dan orderbook seperti ini, arah pergerakan harga berikutnya cenderung menguji area 76 hingga 78 dalam waktu dekat. Apabila minat beli, khususnya dari investor asing, tetap konsisten hingga penutupan, tidak tertutup kemungkinan BBKP mencoba mendekati area 80 sebagai zona uji lanjutan.
Namun, karakter kenaikan saat ini lebih menyerupai kenaikan bertahap dibandingkan lonjakan tajam, sehingga potensi konsolidasi singkat di atas 74–75 tetap terbuka.
Sebaliknya, selama tekanan jual tidak meningkat signifikan dan harga tetap bertahan di atas zona bid tebal 70–72, risiko koreksi dalam relatif terbatas.
Dengan kata lain, kombinasi penguatan harga, volume yang aktif, serta arus masuk asing yang dominan pada sesi tengah hari menempatkan BBKP dalam fase penguatan yang masih memiliki ruang, selama keseimbangan orderbook tidak berubah secara drastis.(*)