Logo
>

BOLT Siap Bagikan Dividen Interim, Segini Besarnya

BOLT menetapkan dividen interim Rp25 per saham untuk tahun buku 2025, dengan jadwal cum dan ex dividen yang jelas serta pergerakan saham yang relatif stabil menjelang pembagian.

Ditulis oleh Yunila Wati
BOLT Siap Bagikan Dividen Interim, Segini Besarnya
Pembagian dividen interim BOLT menandakan konsistensi perusahaan dalam mengembalikan nilai kepada pemegang saham. Foto: Dok Garuda Metalindo.

KABARBURSA.COM - Rencana pembagian dividen interim PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) untuk tahun buku 2025 mempertegas konsistensi perusahaan dalam mengembalikan nilai kepada pemegang saham, sekaligus memberi sinyal stabilitas arus kas di tengah dinamika industri manufaktur komponen otomotif. 

BOLT menetapkan dividen interim sebesar Rp25 per saham, yang akan dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat pada recording date 23 Februari 2026, dengan pembayaran dijadwalkan pada 3 Maret 2026.

Jadwal pelaksanaan dividen ini menunjukkan pola yang cukup rapi dan terstruktur. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 19 Februari 2026, diikuti ex dividen sehari setelahnya pada 20 Februari 2026. 

Untuk pasar tunai, cum dividen ditetapkan pada 23 Februari 2026 dan ex dividen pada 24 Februari 2026. 

Skema ini memberi kejelasan bagi investor mengenai batas waktu kepemilikan saham agar berhak atas dividen interim tersebut, sekaligus mencerminkan kepatuhan BOLT terhadap tata kelola pembagian dividen sesuai ketentuan bursa.

Jadwal Lengkap Dividen Interim BOLT:

  • Cum Dividen Pasar Reguler: 19 Februari 2026
  • Ex Dividen Pasar Reguler: 20 Februari 2026
  • Cum Dividen Pasar Tunai: 23 Februari 2026
  • Ex Dividen Pasar Tunai: 24 Februari 2026
  • Recording date: 23 Februari 2026
  • Pembayaran: 3 Maret 2026

Histori Dividen BOLT

Jika ditarik ke belakang, dividen interim tahun buku 2025 ini selaras dengan rekam jejak pembagian dividen BOLT dalam beberapa tahun terakhir. 

Berdasarkan histori, BOLT secara konsisten membagikan dividen tunai dengan nominal yang relatif stabil dan cenderung meningkat dalam siklus tertentu. Pada 2024, BOLT membagikan dividen Rp20 per saham, sementara pada 2023 nominalnya lebih tinggi di Rp35 per saham. 

Tahun 2022, dividen berada di level Rp25 per saham, dan pada 2021 sebesar Rp10 per saham. Pola ini menunjukkan bahwa manajemen cukup fleksibel dalam menyesuaikan besaran dividen dengan kinerja dan kebutuhan internal perusahaan, namun tetap menjaga komitmen distribusi kepada pemegang saham.

Dividen interim Rp25 per saham untuk 2025 juga sejalan dengan data dividend trailing twelve months yang berada di kisaran Rp25, dengan dividend yield sekitar 1,95 persen dan payout ratio sekitar 40,78 persen. 

Rasio ini mengindikasikan bahwa hampir separuh laba dialokasikan untuk dividen, sementara sisanya tetap disimpan untuk mendukung ekspansi dan kebutuhan modal kerja. Dengan payout ratio di kisaran tersebut, BOLT masih memiliki ruang yang cukup untuk menjaga keseimbangan antara imbal hasil bagi investor dan keberlanjutan pertumbuhan usaha.

Pergerakan Intraday dan Orderbook

Secara intraday, BOLT bergerak relatif tenang dengan kecenderungan menguat tipis. Hingga sesi berjalan, BOLT diperdagangkan di level 1.025, naik 5 poin atau sekitar 0,49 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di 1.020. 

Rentang pergerakan harga sangat sempit, dengan level terendah berada di 1.020 dan tertinggi menyentuh 1.025, menunjukkan volatilitas yang rendah dan minim aksi spekulatif.

Sejak pembukaan di 1.020, harga langsung bergerak stabil dan tidak mengalami tekanan berarti. Tidak terlihat adanya aksi jual agresif yang mendorong harga turun ke bawah level pembukaan, sekaligus menandakan bahwa tekanan distribusi relatif terbatas. 

Nilai transaksi tercatat sekitar Rp5,8 miliar dengan volume 536 lot, angka yang tidak besar namun cukup mencerminkan adanya aktivitas beli-jual yang berjalan seimbang. 

Struktur orderbook memperlihatkan keseimbangan yang cukup jelas antara sisi bid dan offer. Di sisi bid, antrian beli paling tebal terkonsentrasi di area 1.020 dengan total lot terbesar, disusul level 1.015 dan 1.010. 

Ini menunjukkan bahwa area 1.020 kini berfungsi sebagai penopang intraday yang cukup solid. Selama level ini mampu dipertahankan, risiko koreksi jangka sangat pendek relatif terbatas. 

Di sisi lain, antrian offer terlihat berlapis di atas harga pasar, dengan penumpukan bertahap mulai dari 1.030 hingga 1.050.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Yunila Wati

Telah berkarier sebagai jurnalis sejak 2002 dan telah aktif menulis tentang politik, olahraga, hiburan, serta makro ekonomi. Berkarier lebih dari satu dekade di dunia jurnalistik dengan beragam media, mulai dari media umum hingga media yang mengkhususkan pada sektor perempuan, keluarga dan anak.

Saat ini, sudah lebih dari 1000 naskah ditulis mengenai saham, emiten, dan ekonomi makro lainnya.

Tercatat pula sebagai Wartawan Utama sejak 2022, melalui Uji Kompetensi Wartawan yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dengan nomor 914-PWI/WU/DP/XII/2022/08/06/79